10 Tips Untuk Merapikan Isi Mac Anda

Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam mengatur susunan dokumen di Mac. Seseorang bisa sangat rapi dalam mengatur isi kamarnya, tetapi tidak demikian dengan desktop Mac miliknya. File bertebaran di desktop, penamaan file yang tidak masuk akal, dan penumpukan file-file yang sudah tidak dibutuhkan lagi berbulan-bulan. Hal-hal tersebut, apabila dibiarkan, sering membuat pemilik Mac merasa kesal dengan ketidakaturan yang dihasilkan.

Memiliki sebuah Mac dengan isi yang tersusun dengan rapi belum tentu bisa membantu menyelesaikan tugas dengan cepat. Namun, memiliki sebuah Mac yang tertata rapi dapat menjadikan pengalaman menggunakan Mac semakin menyenangkan. Sebuah Mac yang tertata rapi bagaikan sebuah ruang kerja yang teratur. Setiap barang yang dibutuhkan bisa ditemukan dengan mudah. Waktu juga tidak dihabiskan untuk mencari sebuah file yang terbenam di antara lautan file.

Ruang kerja ideal setiap orang berbeda-beda. Anda perlu bereksperimen untuk mencari sistem yang cocok dengan gaya kerja Anda. Berikut ini adalah kumpulan tips-tips yang bisa dijadikan sebagai referensi untuk mulai merapikan Mac Anda yang sudah berantakan.

1. Gunakan Struktur Folder Yang Jelas

OS X sudah memiliki struktur folder yang dibuat berdasarkan jenis file. Memiliki koleksi lagu? Simpan di folder “Music”. Membuat video? Simpan di folder “Movies”. Usahakan pembuatan folder tidak melebihi 2 tingkat. Memiliki struktur folder dengan tingkat kedalaman lebih dari 2 mempersulit penyusunan folder.

Semakin sedikit folder yang digunakan, semakin mudah mencari serta mengingat lokasi-lokasi file.

Kedalaman folder adalah sampai mana sebuah folder masih memiliki folder. Gambar di bawah memberikan gambaran kedalaman sebuah folder.

Struktur Tingkat Kedalaman Folder
Struktur Tingkat Kedalaman Folder

2. Gunakan Penamaan File Yang Deksriptif

Penamaan file sebaiknya memiliki struktur “Category – Nama Deskriptif”. Memiliki penamaan dengan format demikian sangat efektif dalam membantu pencarian. Kategori biasanya digunakan untuk membedakan file-file yang berada dalam sebuah folder, misalnya folder “Notes” untuk file “TXT”. Pemberian nama harus selalu menggunakan hal-hal yang akan Anda ketik saat menggunakan Spotlight. Kata kunci merupakan faktor penting dalam pencarian, jadi coba pikirkan apa yang akan Anda ketik ketika ingin mencari file yang dimaksud.

Beberapa contoh penamaan adalah sebagai berikut:

  • Blogx – Cara Menghemat Baterai iPhone
  • Tugasx – Matdis Baru
  • Projectx – Dokumentasi Alam
Pencarian Kategori “Blogx” Melalui Spotlight
Pencarian Kategori “Blogx” Melalui Spotlight

Gunakan kategori seperlunya saja. Anda seharusnya tidak membutuhkan lebih dari 6 kategori untuk mengatur file. Saya sendiri menggunakan kategori untuk jenis file teks karena merupakan file yang paling banyak dan sering dicari.

3. Susun Prioritas Dengan Label

Penamaan Pada Label
Penamaan Pada Label

Salah satu fitur Finder yang sering dilupakan adalah pelabelan. Padahal kita bisa memantau tugas yang sedang dikerjakan dengan memanfaatkan label Finder dan Smart Folder. Gunakan 3 label dengan prioritas “Important”, “Later”, dan “Optional”. Kemudian berikan label ke dokumen yang bersangkutan dengan klik kanan dan pilih warna yang merepresentasikan status dokumen.

4. Hapus File Yang Tidak Dibutuhkan

Hapus file-file yang tidak dibutuhkan. Cara sederhana untuk menentukan sebuah file dibutuhkan apa tidak dapat dilihat dari kapan terakhir file tersebut digunakan. Apabila tidak digunakan selama 3 bulan terakhir, kemungkinan Anda memang tidak membutuhkannya.

Satu hal lagi yang perlu diingat. Simpan semua file sementara ke dalam folder “Downloads” apabila Anda tidak sempat mengatur file-file yang baru diterima. Anda bisa memutuskan file-file mana saja yang dibutuhkan sebelum dimasukkan ke folde pemyimpanan.

5. Desktop Hanya Untuk File Yang Dibutuhkan

Ada alasan mengapa desktop diberi nama demikian. Bagaikan meja kerja Anda, desktop sebaiknya hanya diisi dengan file-file yang sedang dikerjakan. Seperti dalam artikel mengoptimalkan Mac Anda, memiliki desktop yang bersih bisa mempercepat performa Mac. Setelah menyelesaikan pekerjaan yang sedang dikerjakan, simpan kembali dokumen-dokumen ke folder di mana mereka seharusnya berada. Meja Anda seharusnya juga rapi dan bersih sebelum pulang dari kantor bukan?

6. Finder Yang Bersih

Pengaturan Sidebar
Pengaturan Sidebar

Tidak semua item di sidebar Finder perlu ada di sana. Anda mungkin tidak butuh melihat “Connected servers” ataupun “Remote Disc”. Tahan Command kemudian tarik itemnya keluar dari Finder. Cara lainnya adalah dengan membuat pengaturan Finder dengan tekan Command+, saat Finder sedang aktif, kemudian pindah ke tab “Sidebar“. Anda juga bisa menghilangkan beberapa item yang muncul di desktop dengan berpindah ke tab “General”.

7. Sembunyikan Ekstensi File

Matikan “Show all filename extensions”
Matikan “Show all filename extensions”

Tahukah Anda bahwa ekstensi “JPG”, “PNG”, ataupun “MP3” di bagian belakang file bisa disembunyikan. Anda dapat melakukannya dengan mematikan “Show all filename extensions” pada bagian pengaturan Finder di tab “Advanced“.

8. Pastikan Aplikasi di Dock Selalu Relevan

Aplikasi Sehari-hari di Dock
Aplikasi Sehari-hari di Dock

Dock adalah meja kerja kedua setelah desktop. Ia seharusnya adalah tempat di mana aplikasi-aplikasi yang digunakan sehari-hari berada. Jangan pernah masukkan aplikasi yang tidak pernah digunakan selama seminggu terakhir ke Dock. Anda akan merasa nyaman dengan Dock yang minimalis dan berguna daripada Dock yang dipenuhi dengan aplikasi-aplikasi dekoratif. Mengeluarkan aplikasi keluar dari Dock cukup sederhana. Tarik aplikasi ke luar Dock selama beberapa detik sampai muncul asap.

9. Jangan Jalankan Aplikasi Sampah

Hilangkan Aplikasi Yang Tidak Dibutuhkan
Hilangkan Aplikasi Yang Tidak Dibutuhkan

Tips ini sudah pernah dituliskan sebelumnya, tetapi saya merasa harus mengulanginya lagi. Jangan pernah jalankan aplikasi yang tidak berguna. Sering sekali aplikasi yang dipasang akan dijalankan secara otomatis pada saat Mac dibuka. Anda dapat melihat daftar aplikasi yang berjalan sendiri pada Users & Groups > Login Items. Hilangkan aplikasi yang tidak dibutuhkan dari daftar sana. Ini akan mempercepat startup Mac juga dan menghemat konsumsi RAM.

10. Sembunyikan Menu Bar Item Yang Tidak Dibutuhkan

Kadangkala aplikasi yang kita butuhkan akan menambahkan lambang di menu bar. Apabila lambang tersebut tidak menambahkan fungsi apapun, sebaiknya dihilangkan untuk membuat menu bar semakin bersih. Salah satu aplikasi yang sangat berguna dalam mengatur menu bar item adalah Bartender yang pernah kami ulas sebelumnya.

Bagaimana Cara Anda Mengatur Isi Mac?

Anda mungkin memiliki cara sendiri dalam mengatur isi Mac. Apabila Anda memiliki tips tambahan, silakan tinggalkan di kolom komentar.


Seorang penggemar produk Apple dan memiliki blog pribadi yang membahas kebiasaannya dalam menggunakan produk Apple sehari-hari. Ikuti dia di Google+.

8 Comments

  1. myrain25  /  24 September 2012, 19:46 Reply

    bro, share wallpaper sma dock icon nya donk..

  2. havban  /  24 September 2012, 22:40 Reply

    Menurut saya, menyembunyikan ekstensi file adalah tindakan bunuh diri. Hal inilah yang terjadi pada windows, saat virus menyamar dengan icon file jpg namun dibuka oleh pengguna, dan akhirnya berjalan.

    kalau di mac, meski minta izin, tetap saja bagi pengguna awam yang tidak membaca ekstensi file akan lanjut membukanya, atau ketika kita tidak sengaja menekan tombol OK.

    • Sayz Lim  /  24 September 2012, 23:11

      Yang dihide biasanya adalah common filename. Tetapi memang tidak salah komentar Anda. Use with caution pilihan ini.

  3. mac mini  /  25 September 2012, 09:06 Reply

    mas bro ada software untuk meningkatkan kinerja mac ngga, semisal tweak xp di sistem windows gitu
    ane pake mac mini osx lion

  4. Ari Arsyadi  /  29 September 2012, 23:35 Reply

    Setuju dengan penyembunyian menu bar app yg jarang dibutuhin dan baru tahu ada apps namanya Bartender. Thanks :)

    Tambahan dari saya, ada eksperimen yang saya udah jalanin selama 6 bulan terakhir, dan ini menyangkut struktur folder yang jelas pada point 1 di atas supaya kedalaman folder tidak terlalu dalam sehingga menyulitkan di kemudian hari. Yang saya lakuin adalah membagi dan mengumpulkan semua file dan folder ke dalam 4 folder utama berdasarkan keaktifan dan kepasifannya dikombinasikan dengan mobilitasnya (akan banyak mobile ditransfer bolak-balik ke berbagai media/drive atau bakal cenderung diam tidak tersentuh dan bisa di-archive?). Sejauh ini lumayan membantu, termasuk memudahkan dalam proses mengingat. Monggo dicoba dan boleh di-share hasilnya.

  5. De Jong  /  4 October 2012, 16:01 Reply

    Wiiih ampuh banget mas tipsnya.oh ya satu lagi yang paling ampuh..biasakan backup file dan pindahkan file yang ga perlu di memory external..:)

  6. chi  /  31 October 2013, 21:23 Reply

    cool.. articlenya ciamix

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>