Circle Gabung MakeMac Google+

Mitos Mac yang salah kaprah

dock_finder.pngBagi orang yang belum terjun ke dunia Mac sering menganggap bahwa akan susah menggunakan Mac. Ada yang bilang, gak banyak penggunanya lah, aplikasi yang susah didapat dll, yang sebenarnya hanyalah mitos belaka. Berikut adalah mitos Mac yang salah kaprah menurut pendapat saya pribadi.

1. Gak ada virus di Mac

Sama sekali tidak benar, di Mac bisa saja ada virus. Tapi bukan virus Mac, yang ada adalah Virus Windows yang diam didalam Mac. Virus ini tidak bisa hidup di Mac, tapi bisa menginfeksi sistem Windows di jaringan atau dari menular melalui media lain.

Jadi, ada Virus di Mac, tapi sampai saat ini bukan virus Mac, hanya Virus windows yang tidak berbahaya bagi Mac, tapi berbahaya bagi Windows.

2. Mac dianggap tidak pernah Hang

Nah ini juga salah kaprah. Setiap sistem operasi pasti pernah Hang. Bisa jadi karena suatu program yang sangat buruk penulisan kodenya, atau bisa jadi karena umur sistem yang lama.

Salah satu Mac saya di kantor sudah berumur lebih dari 2 tahun dan belum pernah di install ulang. Sering sekali terjadi Hang ketika sedang menjalankan Photoshop. Setelah dilakukan install ulang sistem bekerja secara responsip lagi.

Hang di Mac bukan BSOD, tapi BBOD (Beach Ball of Death). Yaitu bola pantai yang berputar tanpa henti.

* foto oleh: FishFingers

3. Mac Mahal

Mungkin ini relatif bagi kebanyakan orang. Tapi menurut saya Mac tidaklah mahal. Apabila Anda membeli sebuah PC, Anda membeli perangkat keras dan membangunnya. Mungkin PC baru itu di pasang Linux, bagus bagi Anda. Tapi ketika PC tersebut dipasang WindowsXP atau Vista, apakah Anda membeli sistem operasi legal? Kebanyakan orang menggunakan versi petani, demi menghemat uang.

Tapi dengan Mac, Anda mendapatkan sebuah mesin yang bagus. Sebuah sistem operasi yang mumpuni (lebih murah dari WindowsXP kalau beli), dan sebuah paket software standar yang sangat bagus yaitu iLife.

Jadi ketika Anda membeli Mac, Anda juga mendapatkan sebuah salinan Mac OS X Leopard, dan iLife 8. Harga Leopard US$129, dan harga iLife US$79 total software US$209.

Ketika membeli MacBook, anda menghabiskan US$1100, harga tersebut termasuk Sistem Operasi Leopard dan iLife. Jadi harga mesin hanya US$900. Sama saja dengan mid-end laptop yang ada di pasaran.

Mac mahal.. ah yang bener!

4. Susah mencari aplikasi Mac

Orang yang bilang begitu mungkin hidup di gua selama beberapa tahun belakangan ini. Aplikasi Mac di desain untuk simple, berukuran kecil dan bisa langsung jalan tanpa harus mengklik tombol sampai puluhan kali ketika instalasi.

Kebanyakan aplikasi Mac hanya berukuran MB. Bisa diunduh dari website pengembang langsung. Harganya juga sangat murah apabila dibandingkan dengan aplikasi Windows. Rata-rata harga aplikasi mac US$25.

Kalau mencari versi petani, bisa saja, ada banyak kanal-kanal untuk Anda, tapi sebaiknya Anda beli versi legal. Ayolah, saat ini Paypal sudah mendukung Indonesia, gak ada salahnya untuk meluangkan uang ratusan ribu untuk sebuah aplikasi yang dipakai setiap hari.

5. Takut tidak kompatible

Anda takut perangkat keras Anda tidak berjalan di Mac? Hmm.. mungkin bukan salah Mac tapi salah pengembang perangkat keras tersebut. Bisa dibilang perangkat keras tersebut memang terbilang baru, dan kualitasnya dipertanyakan.

Vendor-vendor perangkat keras, seperti printer, scanner, telepon genggam, atau kamera digital Anda kemungkinan besar bisa digunakan barengan dengan Mac.

Kalau masih penasaran, Anda bisa saja bawa perangkat keras tersebut ke toko Apple reseller terdekat, dan tes disana. Saya yakin mereka akan membantu Anda.

6. Mac hanya untuk desainer

Ah kata siapa? Itu sih kata-kata lama. Sekarang Mac buat siapa aja koq. Aplikasi di Mac bukan hanya Adobe CS doank, bagi yang membutuhkan pengolah kata populer seperti Miscrosoft Office telah tersedia malah versi pertama MS Office untuk Mac lho. Bagi yang suka berselancar di Internet, Mac merupakan pilihan yang tepat, di jamin Anda tidak akan bosen browsing, karena browser di Mac lebih aman, Anda tidak perlu khawatir akan menemui trojan di situs apapun.

Punya mitos yang tidak benar mengenai Mac? Silahkan tuliskan di Mac

Berbagi itu indah

Beritahu rekan Anda mengenai artikel ini. Berlangganan ke RSS untuk mendapatkan update terbaru atau ikuti twitter kami.

Mengenai Kuswanto

Founder dan penulis di MakeMac, merupakan seorang wirausahawan dan designer. Bekerja sebagai Chief Creative Officer di Petshopbox Studio.

Follow @kuswanto

Post comment as twitter logo facebook logo
Sort: Newest | Oldest

wah, kalo saya mungkin gak berani pakai Mac, walopun sebenarnya pengen,
saya tinggal di kota kecil, jelas semua teknisi komputer di sini taunya cuma PC, seandainya saya punya Mac dan mengalami kerusakan, mau dibawa kemana??

Perlu di ketahui. Mac itu gak rewel. Gak akan ada perangkat yang tidak kompatible, semuanya langsung jalan. Kebanyakan error di sistem operasi bisa ditanggulangi oleh user sendiri, hanya mengandalkan Google, kalau Anda tidak memakai mesin terbaru pasti error yang Anda alami ada jawabannya di internet.

Kalau rusak hardware, Mac datang dengan garansi yang sangat ramah. Misalnya, Motherboard hangus, kalau masih dalam waktu garansi, Apple akan mengganti motherboard secara cuma-cuma. Garansi juga bisa diperpanjang menjadi 3 tahun (2 tahun tambahan dengan Apple Care). Jadi gak percuma donk dateng ke kota besar hanya untuk nyimpen Mac di Apple Authorize Service.

Trima kasih Mas Kuswanto,
kira2 sebuah komputer Mac (misalkan iMac) itu bisa bertahan berapa tahun? ya.. dengan asumsi digunakan secara wajar.

wah bagus bangetz nih
tapi saya punya masalah dengan mac saya
.macbook pro 17" saya kalau di hidupkan hanya akan muncul layar abu-abu ada gambar apelnya terus di bawahnya ada muter2 seperti sedang loading tapi hal ini terus terjadi ,pernah aq tunggu 1 hari tetep aja begitu .
kira 2 nie knp ya mas? dan bagaimana cara mengatasinya ?
tolong di bantu ya ,juga semua temen2 tolong ya
dan kalau boleh tau no hp nya brp ya biar klo ada masalah bisa di tanyakan langsung

Kemungkinan hard disknya udah mulai aus. Coba boot ke CD Mac OS X dan lakukan scan disk.

haha buat ari aku bingung coz tuh comment panjang banget males baca hahaha

kalo pentolan2 proigrammer ruby di amrik atow eropa sono banyaknya pake Mac, penemu Ruby on Rails juga pake Mac .... jd memang benul mac bukan hanya sekedar buat designer saja

Mac gak punya virus? Ini justru mitos yang salah. Mac OS X juga punya virus, silakan Googling. Karena gak ada 1 OS pun yang bener-bener tanpa celah, dan virus 'sengaja' dibuat memanfaatkan celah-celah tersebut. Kebetulan, selain Windows mempunyai pemakai terbanyak (yang berarti mempunyai daya sebar yang hebat), juga banyak terdapat celah-celah di sistemnya. Menjadikannya sasaran paling mudah buat 'eksperimen' & target operasi penyebaran masalah (virus). Alhamdulillah, sudah bertahun-tahun aku pake WinXP juga gak ada masalah. Kuncinya cuman emang kita harus taking care & hati2 (selektif) buat install & gaul di network. FYI, aku juga pengguna Macintosh & Hackintosh as well :D

Mac mahal? Ya. Berdasar itung2an Anda di atas pun masih lebih mahal. Silakan cek perbandingan spec Macbook tsb. (minus OS & bundle) dengan harga notebook PC dg spec yang sama. Bahkan yg mencolok, dg harga segitu cmn dpt DVD/CDRW Combo?! :p Dan yang paling mencolok adalah harga spare part-nya! Di lain pihak, tidak semua part Apple punya lifetime yg bagus (dibanding harganya yang mahal), Mighty Mouse umpamanya. Sering banget yg sudah rusak trackball-nya padahal baru dipake bbrp bulan. Juga kalo beli bbrp part-nya (yg kompatibel jg dg PC standar) ke Apple store, pasti dihargai jauh lebih mahal. Mungkin bagi beberapa kalangan selisih 'yang tidak seberapa' itu bukan terkategori mahal. Kelebihan harga Mac, selain harga desain produknya, memang dibuat untuk memposisikan brand-nya lebih eksklusif di pasar, dan itu hal yang bagus. Dan itu sebenarnya yang dijual oleh Apple. Eksklusifitas. Dan itu juga sebenarnya yang kita beli.

Cheers :wink:

imo mac memang mahal.... harga std $1300 cuma dapet vga seri jadul, ram 1 giga, hdd 320giga, trus processornya juga intel kan.

osx lebih stabil karena hardware yg dipake dikontrol ketat, gitu juga softwarenya...

@Lu-Q:

Komentar saya yg bikin bingug yg mana Luq?

no 1. saya belum pernah ngalami
no 2. lumayan sering kalo sering di sleep
no 3. kan sekmennya emang menengah dan menengah keatas om
no 4. kebetulan untuk saya support semua e
no 5. hehehe kebetulana saya tukang foto
kurang 1 point tuh hehehe
no 6. MakeMac tambah Pede :D hehehe entah kenapa kok tiap kali ketemu client untuk tawaran job kok pasti deal yah hihihi :lol:

tapi ko jadi worried yah kalo sering denger mac-mac ini jadi cepet rusak. umurnya gak lama hanya 2-3 thn.. walau sebenarnya sudah balik modal sih :D

comment. nya ari bikin aku bingung niih... hahaha kalo menurutku mitos negatif di mac tuh biasanya disebarluaskan oleh orang" yang g suka ama macintosh. Gile, teman saia mulai sering mengerjai saia ketika saia pindah ke macintosh februari lalu... btw mac tuh g bikin pusing deeh (g kayak yg orang bilang) sumpah. kalo soal iLife yg g ada di seri pro tuh waktu beli di reseller minta aja diinstallin. dulu aku beli macBook aja ampe diinstallin seabreg Adobe Premium Suite segala, iWork nya diaktifin juga, diinstallin ms. office 2008, salut deh ama reseller apple 8) :) :) :p

@Ari Tjahjawandita:

Wah komentar yang hebat, salut. Thanks Ari...

Komentar untuk poin 1.
Orang awam suka rancu dg istilah virus di Mac. Contoh: sekedar ada celah keamanan yg blm dipatch dibilang virus. Meminjam istilah kawan Dicky W.P. di id-apple: "kategori virus itu, hrs bisa berkembangbiak, menyebar luas, alias menular."
Virus buat Mac OS X sejak dia pertama kali diluncurkan (versi 1.0) adalah 0.
Orang awam bilang, sampai saat ini belum ada virus di Mac adalah karena pangsa pasar Mac yang kecil. Tapi kalau mau proporsional terhadap jumlah virus yang ada sampai saat ini, menurut viruspool.net, ada 784.654 virus. Jadi, kalau pangsa pasar Mac sekitar 3,5%, maka seharusnya paling tidak ada sekitar 27.463 virus yang ada buat Mac (dibulatkan). Jadi ada alasan lain yang membuat Mac sampai saat ini relatif aman dari serangan virus. IMHO, alasan itu adalah karena desain sistem operasinya memang relatif lebih aman daripada Windows.

Tambahan poin 2.
Mac memang bisa hang. Bentuknya bisa BBOD, bisa juga berupa kernel panic. Tapi... ini sangat-sangat jarang deh (dibanding Windows). Kalau ada yang mengalami hal-hal seperti ini sangat sering, IMHO, ini kejadian yang bisa dibilang dialami oleh sedikit sekali pengguna Mac. Ada yang penyebabnya gara-gara systemnya di otak-atik, ada juga yang hard disknya bermasalah, atau ada juga yang memorinya bermasalah.
Kalau di kita menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, misalnya: (1) dengan ffMPEG mengkonversi beberapa video, (2) di browser (Safari/Firefox) membuka google docs dan banyak halaman web, (3) membuka beberapa dokumen Ms. Word dan Excel, (4) memutar lagu di iTunes, dan (5) burn DVD single layer. Sekarang coba tebak, Windows atau Mac yang kemungkinannya lebih besar buat ngehang?

Tambahan untuk poin 3.
Tidak semua jenis Mac akan dikasih bonus iLife kalau kita membelinya. Umumnya seri pro (Mac Pro & MacBook Pro) tidak akah dikasih bonus ini.
Pengalaman saya membandingkan spesifikasi hardware PC dg Mac, tidak semua jenis Mac lebih mahal kalau dibandingkan dengan PC dengan spesifikasi yang mirip. Masalahnya kita suka lupa menghitung pula opportunity costnya, yaitu berapa biaya yang timbul/ditanggung kalau kita tidak mengambil suatu pilihan. Jadi misalnya kita merakit PC seharga Rp 7,5jt, yang sepadan dg spesifikasi iMac ($1199). Kita tinggal tanya diri kita sendiri misalnya hal-hal berikut: (1) kita mau bayar tambahan berapa kalau bisa menghilangkan kesemrawutan kabel-kabel yang ada di belakang LCD display & CPU PC itu?, (2) kita mau bayar tambahan berapa kalau bisa memiliki slot loading optical drive spt iMac?, (3) kita mau bayar tambahan berapa buat beli program antivirus supaya Windowsnya tidak sampai kena virus seperti Mac OS X di iMac?, (4) kita mau bayar tambahan berapa supaya konsumsi energi PCnya serendah iMac?, (5) kita mau bayar tambahan berapa supaya PC kita bunyinya sesenyap iMac?, (6) kita mau bayar tambahan berapa supaya desain PC kita secakep/seringkas iMac?, dst, dst.

Masukan untuk poin 4.
Aplikasi buat Mac OS X sekarang umumnya gendut-gendut. Hal ini dikarenakan di dalam paket software tersebut menampung komponen yang membuatnya berjalan di Mac yg sudah menggunakan prosesor Intel dan juga ada komponen yang bisa membuatnya berjalan juga di Mac yg masih menggunakakn processor PPC, plus beberapa pilihan bahasa antar muka (interface). Kalau prioritas bahasanya bhs Indonesia, maka kalau suatu software dilengkapi pilihan bahasa antar muka bhs Indonesia, maka kita akan dihadapkan pada antar muka berbahasa Indonesia pd software ini.

Tambahan untuk poin 5.
Kalau punya iBook/MacBook/PowerMac/MacBook Pro, lebih baik dibawa ke toko tempat jualan peripheralnya supaya bisa dijajal dulu. Kalau punyanya desktop (iMac/PowerMac/Mac Pro), lebih baik googling dulu.

Komentar untuk poin 6.
Mac bisa buat semua orang, tinggal masalahnya, kalau software utama yang digunakan tidak ada buat Mac dan tidak ada pula substitusi/padanannya di Mac, ya paling tidak kudu menjalankannya di atas OS lain. Misalnya dengan menginstall linux/Windows di Mac baik dg membuat Macnya dual/triple boot (Mac, Windows, linux) atau menginstallnya lewat virtualisasi di Parallel Desktop/VMWare Fussion/CrossOver/Bochs/Darwine.
Oya, ternyata MacBook Pro 17" adalah laptop yang paling kencang menjalankan Vista lho! (http://www.pcworld.com/article/136649-3/in_picture...)

@hendrik:

Kalau begitu mereka ingin memakai Mac. Biar tenang dan pembaca Make Mac bertambah. ehehehe 8)

terima kasih kuswanto atas jawabannya. sebenarnya desainer di kantor saya ga ada yg pake mac, makanya mereka seperti meng"agung2"kan mac. :D

Ok, banget mitosnya.. saya setuju semua.. kalo masalah kenceng relatif.. pc maupun mac.. yang pasti mac sangat jauh lebih stabil dalam hal apapun untuk sebuah system operasi.. itu kali persepsinya, sehingga mac dibilang kenceng.. bayangkan, shutdown & startup cuma butuh beberapa detik saja, GUI paling ringan,.. Browsing, paling stabil.. jarang gagangguan disconeksi, hampir ga pernah.. apa lagi???.. orang yang jelek2in mac, memang mau tinggal ditempurung kelapa/gua selamanya.. Hahaha.. 8)

@hendrik:

Kecepatan aplikasi tergantung dari spesifikasi komputer. Kalau dia merasa lebih cepet sebenarnya bukan Adobe-nya, tapi manajemen memory Mac OS X yang lebih bagus dibandingkan dengan Windows. Kalau dia make Mac Pro pasti lebih cepet :wink:

boleh tambahan, dikantor saya desainernya bilang, kalo desain lebih kenceng pake mac, apa bener nih mitos nya? soalnya di no.6 kayaknya blum terjawab, masalah "teknis"nya.

Mac mahal koq. Buktinya sampe sekarang saya belum bisa beli. :D

Komentar aja, ada typo tu: Paypa -> Paypal :D

Btw, bagus sekali cara menjelaskan bahwa Mac itu tidak mahal. Saya sendiri cukup kesulitan menjelaskan kenapa Mac tidak mahal.

Dari sisi kestabilan, memang Mac cuma sedikit lebih baik dari Windows. Beberapa bulan ini _beberapa_kali_ Mac bisa hang. Dan kadang di saat kritis. Windows? Haha. Peristiwa harian :).

4. Susah mencari aplikasi Mac <-- yg bilang begini sebenernya ketawan juga kalau yg bersangkutan memang hobi menggunakan software versi petani.
Dan dikarenakan Mac user lebih sedikit dibanding Winblows, mekanisme pasar penjual software petani pun lebih memilih tidak / sedikit menyetok software Mac.

Setuju banget sama nomor 3, mitos salah yang paling sering kita dengar!
Tapi memang sih kalau sekali rusak, sparepart-nya sangat menggorok leher :p

Setuju terutama buat poin nomor 2, Mac kalo lagi rese suka Kernel Panic..
Padahal gak jelas kenapa..
Mungkin kita gak akan pernah kena BSOD, tapi pasti pernah Kernel Panic, well at least saya sih, hehehe.. :P

Trackbacks

  1. [...] ada yang menarik dari mitos “Designer pakai Mac“, karena sebenarnya pakai Windows ataupun OS lain pun bisa. Namun pendapat tersebut dapat [...]

  2. [...] Hal ini merupakan sebuah peringatan, bahwa semakin banyak crackers melihat Mac merupakan sebuah target yang empuk. Karena banyak sekali pengguna Mac yang tidak awas atau tidak peduli dengan kemanan, beranggapan tidak ada virus untuk Mac. [...]