Kisah Mac: Adi Chandra
Kisah Mac kedua ini terjadi karena kesalahan saya sebagai kontributor yang tidak membaca syarat dan ketentuan secara seksama tentang promosi “Riak Hadiah Arus Media“. Setelah saya mengirimkan cerita tentang pengalaman “Kenapa Memilih Mac?”, barulah saudara Felix memberitahu bahwa saya tidak diperkenankan untuk ikut dalam promosi hadiah tersebut karena saya termasuk kontributor pada jaringan blog Arus Media.
Daripada cerita yang sudah terlanjur dikirimkan itu menjadi sia-sia, Felix menyarankan agar membeberkan cerita tersebut menjadi sebuah kisah mac di website ini. Idenya boleh juga, daripada kecewa. Jangan lupa melihat plesetan tentang riak hadiah di blog saya.
Kenapa saya memilih Mac?
User Interface, bekerja dengan shortcut keyboard sangat mudah dan cepat di Mac, anti aliasing font yang sangat enak dipandang, kualitas hardware, Sejauh ini sangat aman dari virus atau trojan, desain aplikasi third party yang sangat unik dan tampilan UI yang sangat bagus.
Pengalaman dengan Mac
Dulu saya adalah maniak Windows, dan sangat suka mengutak-ngatik tampilan Windows 98, 2000 sampai XP. Saya adalah seorang designer yang sangat menyukai user interface.
Saya banyak mengutak-atik tampilan Windows XP pada jaman saya belum melakukan transisi ke Mac. Banyak tampilan desktop Windows XP di halaman deviantart saya yang di kustomisasi mengikuti gaya Mac OS X. Berikut beberapa contoh desktop Windows XP yang saya ubah tampilannya. 1, 2, 3, 4.
Pada tahun 2001 ketika saya jalan-jalan di pameran komputer di senayan, saya melihat Mac Pro dengan layar cinema display yang menggunakan Mac OS X, itulah pertama kali melihat saya melihat user interface yang sangat-sangat canggih dibandingkan Windows pada saat itu.
Karena setiap hari terbayang-bayang dengan tampilan user interface OSX, akhirnya saya memutuskan untuk membeli Mac dan mencobanya.
Sebelum menjual PC saya, saya membeli Mac Mini dengan processor G4 1.25ghz. Setelah beberapa hari menggunakan Mac, saya baru menjual PC saya yang boleh dikatakan mumpuni pada saat itu karena VGA menggunakan ATI X800 Pro yang harganya diatas 3.5 juta rupiah.
Setelah sebulan dengan Mac OS X, dan sudah mulai merasa biasa saja dengan tampilan Mac OS X, saya tidak dapat melakukan apa-apa di Mac OS X, dikarenakan dulunya terbiasa dengan Windows, software apa yang harus saya gunakan di OSX? Saya kebingungan. Berarti saya hanya tergoda oleh penampilan user interface Mac OS X saja. Sedangkan untuk penggunaan, saya tidak tahu mau melakukan apa di OSX, bahkan hobi saya bermain game PC jadi sirna seketika.
Baru menggunakan Mac Mini selama 3 bulan, akhirnya saya menjualnya, dan kembali membeli PC untuk bermain game. Kembali menggunakan dan melihat tampilan Windows XP benar-benar membuat saya muak.
Ketika saya mulai belajar aplikasi Adobe Illustrator untuk meneruskan usaha orang tua dalam bidang garment yang memerlukan desain pakaian, barulah saya membeli sebuah PowerBook 15 inchi, setelah itu berlanjutlah petualangan seru dengan Mac.
Mac yang saya miliki dan pernah dimiliki
1. Mac Mini G4 1.25Ghz (Sudah dijual).
2. Powerbook 15inch 1.5Ghz (Sudah dijual).
3. Macbook White Core Duo 1.8Ghz yang menyebalkan karena mengalami masalah random shutdown syndrome. (Sudah dijual).
4. Macbook White Core 2 Duo 2Ghz. (Sudah dijual).
5. Macbook Pro 2.4Ghz Penryn 8600GT. (Sudah dijual)
6. Mac Mini Core 2 Duo sebagai Media Center.
7. Macbook Air 1.6Ghz 80GB HD. (Untuk Travelling).
8. Macbook Pro Unibody 2.4Ghz. (Dipakai untuk mendesain dengan Adobe Illustrator).
Artikel di atas membantu Anda? Silakan sumbangkan receh melalui Flattr, untuk secangkir kopi bagi penulis.











Manteb, postingan jujur.
Slurp foto2nya bikin orang nafsu. Slurp2!
Ngemeng2, koq iPhone dan iPod ga dimasupin juga ke daftar?
ampun dj… banyak bener produk si apel dikamar loe, jadi pengen mampir ke kamar impian nih.
SEREEEMM!! huhuhhu.. btw foto ganteng amat mas
@deon: haha. botak preman gitu! :p
@Hendrik: ambil MBA nya Adi, Wi hehehehe…
iya wi. gak nonton youtube ini kan? klo nonton youtube suka ngedet2 kalau kelamaan. tp kalau diruangan ac enggak masalah.
12.2jt aja, baru 5 bulanan pake.. hehe
[...] Experience: My Story with Mac. [...]
[...] Experience: My Story with Mac. [...]
mau…. semuwa…
mauuwww….
plus macbook air revisi B with 128GB SSD now!!!
main gamenya gimana dong om hehe
@….: ga pake game2an sekarang om. main game pake iphone 3gs, PSP, nintendo DS dan xbox 360. hehe.