Circle Gabung MakeMac Google+

Lebih Dekat Dengan Solid State Drive (SSD)

leftimg-ssd-driveSetelah beberapa saat menggunakan Macbook Air revisi B dengan kecepatan prosessor 1.86Ghz dan kapasitas media penyimpanan berbasis SSD sebesar 128GB. Bagi anda yang mempertanyakan bahwa saat ini dengan harga SSD yang masih mahal, apakah layak untuk dibeli? Saya siap mengatakan YA!, walaupun pastinya banyak dari kalian yang tidak setuju. Mungkin pada awal tahun ketika harga SSD sebesar 64GB saja hampir berharga $1000 saya tidak akan pernah membelinya, tetapi penurunan harga SSD saat ini sudah cukup signifikan dibandingkan awal tahun.

Pada generasi pertama Macbook Air, spesifikasi yang mempunya 64GB SSD saja harganya mencapai $3000. sedangkan sekarang dengan kapasitas 2 kali lipat, yaitu 128GB, harganya hanya sekitar menjadi $2500-an. Bayangkan apa yang akan terjadi pada tahun depan, tentunya saya akan selalu mengidamkan untuk mempunyai komputer berbasis SSD dengan kapasitas sebesar 500GB seharga $300. Hmm yummy.. Tentunya tidak akan terjadi dalam waktu yang cepat.

PRO DAN KONTRA SSD

PRO:

  1. SSD besutan samsung yang menggunakan Multi-level Cell ini berumur panjang, diperkirakan bisa sampai 55 tahun. Tentunya tidak akan kita pakai selama itu.
  2. Tidak perlu adanya defragmentasi.
  3. Mempunyai Part yang tidak bergerak, sehingga anda bebas mengangkat dan membawa notebook dalam keadaan hidup ataupun ketika dalam masa sleep state kemanapun tanpa rasa khawatir akan kerusakan yang mengakibatkan korup dan hilangnya data.
  4. Tidak terlalu meyebabkan panas dan bunyi berisik.
  5. Konsumsi watt yang jauh lebih dikit.

KONTRA:

  1. Harga yang masih relatif sangat mahal untuk sekarang ini.
  2. Lebih lambatnya proses write dibandingkan hardisk 7200rpm, tetapi semakin hari kekurangan ini semakin diperbaiki ditingkatkan.
  3. Teknologi yang relatif baru.

SYSTEM YANG DI PAKAI

System yang dipakai untuk benchmark adalah:

  1. Macbook Air 1.86Ghz 6MB Cache, 2GB DDR3 Memory, 128GB SSD.
  2. Macbook Pro Unibody 2.4Ghz dengan 3MB Cache, 2GB DDR3 Memory, dan 5400RPM 250GB HDD.
  3. iMac Aluminum 2.4Ghz dengan 3MB Cache, 2GB DDR2 Memory, dan 7200RPM 250GB HDD.
3 System yang di benchmark

3 System yang di benchmark

Hasil Uji coba ini dilakukan dengan kondisi antar ketiga komputer semirip mungkin, dan semua benchmark dilakukan satu persatu setelah komputer di restart dan didiamkan selama 1 menit setelah restart. setelah sebuah benchmark dilakukan, maka komputer di restart lagi dan dibiarkan 1 menit sebelum memulai benchmark yang lain, sehingga saya anggap hasil benchmark ini valid. (Sangat memakan waktu :P )

HASIL BENCHMARK (WARNA HIJAU BERARTI YANG TERBAIK)

Boot Time: (Waktu dihitung ketik tombol power ditekan):

  • iMac 2.4Ghz: 37 detik. 
  • Macbook Air: 29 detik.
  • Macbook Pro: 47 detik.

 

Menjalankan Photoshop:

  • iMac 2.4Ghz: 14 detik.
  • Macbook Air: 7 detik.
  • Macbook Pro: 18 detik.

 

Xbench:

  • iMac 2.4Ghz: 154.31.
  • Macbook Air: 134.86.
  • Macbook Pro: 120.63.

 

Membuka File JPG berukuran 3264x2448px ketika photoshop belum terbuka:

  • iMac 2.4Ghz: 15 detik.
  • Macbook Air: 10 detik.
  • Macbook Pro:  17 detik.

 

Copy file sebesar 910MB dari folder 1 ke folder lainnya:

  • iMac 2.4Ghz: 30 detik.
  • Macbook Air: 33 detik.
  • Macbook Pro: 31 detik.

 

Menjalankan aplikasi iTunes, iMovie, Firefox dan Illustrator secara bersamaan:

  • iMac 2.4Ghz: 37 detik
  • Macbook Air: 14 detik.
  • Macbook Pro: 55 detik.

Kesimpulan

Hasil yang didapat oleh Macbook Air sangatlah impresif bukan? Tentu SSD berperan sangat besar disini. Untuk penggunaan sehari-hari, saya rasa Macbook Air terasa lebih cepat daripada iMac dan Macbook Pro yang saya gunakan. Tetapi untuk penggunaan intensif seperti mengconvert movie, Macbook Air mendapatkan hasil paling buruk, dikarenakan kerja prosesor lebih berperan dibandingkan SSD.

Bayangkan apa jadinya bila SSD yang beredar dipasaran nanti akan anda sandingkan ke dalam Macbook Pro anda. tentunya akan jauh lebih cepat mengalahi SSD dalam score apapun. Tetapi pada saat ini sangat sulit untuk menemukan toko yang menjual SSD di Indonesia, dikarenakan permintaan yang masih sedikit. Bila anda yang sudah tidak bersabar untuk segera mencicipi kecepatan SSD, Macbook Air revisi B versi SSD sudah mulai tersedia di toko-toko yang menjual produk Apple. Untuk Macbook dan Macbook Pro versi SSD sementara ini hanya bisa dipesan sebagai BTO(Built to order) secara kustom melalui Toko Ofisial Apple Online Indonesia dengan harga yang tentunya lebih mahal, dan barang dikirim dari Singapore. Apakah ada yang berani membeli barang elektronik mahal yang dikirim melalui paket lintas antar negara? Silahkan berbagi pengalaman dengan membuat komentar dibawah. 

Semoga review ini bisa membantu anda, dan saya rasa SSD adalah hadiah yang tepat dan tidak akan mengecewakan untuk anda pada akhir tahun 2008 ini. Merry Christmas and Happy holiday!

Berbagi itu indah

Beritahu rekan Anda mengenai artikel ini. Berlangganan ke RSS untuk mendapatkan update terbaru atau ikuti twitter kami.

Mengenai Adi Chandra

Penulis adalah Designer dan produser skala massal di bidang industri garment.

Follow @

Post comment as twitter logo facebook logo
Sort: Newest | Oldest

memang sih bro. semua part juga di claim oleh produsennya bakal tahan lama. seperti memory komputer saja yg katanya life time waranty, tp ketika kita mau claim, barang sudah tidak di produksi lagi.

saya setuju, dengan banyaknya persaingan, dan yg namanya dagang, pasti banyak menggunakan part murah utk menekan cost. bahkan yg menggunakan part mahal saja banyak juga yg faulty.

kl mnrt ane semakin nanti populer SSD psti umurnya akan berkurang,knp?secara persaingan bisnis pasti hrg yg dimainkan bkn kwalitas....itu sdh lumrah,enak sj mmng umur manusia brp th sih...ada yg smp 100th g?alhamdllh kl trjadi sm ane and anda2 smua...SSD buatan manusia....bs sj setiap org or pabrikan meng klaim sekian puluh taun umur SSD...kl ane g setuju....tutup tuh pabrik krn slm 80th g ada yg bl partnya...hahahaha.....lom sempat buktikan SSD nya mampus dl tuh manusianya...hahahaha....apa hubungannya ya....hahahahaha...INTERMEZO

dan puterannya berisikkkkkkk.

Ya, betul.. SSD bakal menggantikan Hardisk dimasa depan, Hardisk sudah ga mungkin lagi dikembangkan dengan kecepatan lebih dari 7200rpm seperti yang umum digunakan, karena akan semakin panas dan konsumsi daya yang semakin besar,.. :)

@felix: pasti. selama ini bottleneck yang ada di dunia komputer itu hard disk. nah salah 1 pemecahannya sekarang ini ya SSD.

Wah kalau begitu bisa dibilang di masa depan itu SSD akan menguasai pasaran dong? Tentunya setelah menjadi mainstream seiring dengan semakin turun-nya harga SSD.

mau dunk mac nya... erghh ngilerrr....

salah besar, yg ada HD cepet rusak. apalagi hard disk notebook yg sering di angkat2.

"Is this the case for SSD devices in notebooks? Yes, all SSD and HDD devices will fail after some ridiculously long time, estimated to be around 79 years for a HDD and 228 years for a SSD to fail."

SSD yang dipakai Apple adalah buatan samsung, umur perkiraannya 2.000.000 jam.

tp pengalaman yang saya alami Hard disk desktop aja kalau udah 4 tahun rasanya udah mulai suka bolot dan bunyi kreekk krekkk.. kalau lagi read file.

Slurp, menggiurkan sekali yah cepetnya kek bgitu. Gw denger2 SSD itu umurnya ga sepanjang HDD yah? Bner gak sih?
NB. MACHAN BNER TONGKRONGAN MAC LU! SLURP!

wah. buat artikel ini 3 jam-an nih. kayaknya emang masih belum ada peminat SSD disini. krn belom ad yang berencana utk beli sepertinya. PERTAMAX PLUS!