Circle Gabung MakeMac Google+

Pemenang 2 Riak Hadiah: Andre Raymond

DD07B90C-DD68-4674-9986-46B653050201.jpgBerikut ini adalah tulisan dari Andre Raymond, pemenang 2 Riak Hadiah Arus Media 2008. Danang berhak atas sebuah USB Kingston 8GB.

Hampir semua orang tahu iPod. Gadget yang telah menyelamatkan nyawa Apple ini lebih cepat diterima pasar daripada Playstation, PC, bahkan TV.

Bahkan salah satu pendiri Apple, Steve Wozniak, pernah mengatakan bahwa hampir semua orang di Amerika memiliki satu, dua, bahkan tiga iPod. iPod sering dianggap sebagai gerbang depan bagi pengguna Windows untuk berpindah “agama” ke Mac, termasuk saya.

Perkenalan pertama saya dengan Mac dimulai ketika menggunakan iTunes, software pemutar dan manajemen lagu milik Apple yang juga tersedia untuk Windows. Software ini mutlak harus dimiliki pengguna iPod karena merupakan satu-satunya cara untuk memindahkan lagu mereka ke dalam iPod. iTunes memiliki antar muka yang bagus dan nyaman digunakan. Jauh jika dibandingkan dengan WinAmp dan Windows Media Player. Selain itu, kita bisa dengan mudah menambahkan cover album, memberi ID3 tag ke beberapa file, merubah CD ke format MP3 / AAC, mencari lagu di antara ratusan judul yang ada, dan masih banyak lagi. Pengalaman menggunakan iTunes membuat saya memutuskan berpindah “agama” kemudian setelah mencari informasi mengenai Mac sebanyak-banyaknya. Berikut adalah intisari dari informasi tersebut.

1. Mac sudah populer di Indonesia

Sekarang, sering sekali kita menemukan Mac di area hotspot publik dan kampus. Bahkan, di Amerika sendiri, kebanyakan konsumen Apple berasal dari kalangan pelajar.
Situs-situs berbahasa Indonesia yang mengulas Mac dan komunitas pengguna Mac pun semakin banyak. Contohnya Make Mac, Mac Club Indonesia, Mac Web Id, dan milis id-mac dan id-apple. Jadi, mencari tempat bertanya tentang Mac dan komunitasnya tidaklah sesulit dulu.

2. Aman dari virus dan spyware

Sedikit sekali cracker yang menulis program virus dan spyware untuk Mac OS X. Virus yang berasal dari Windows pun tidak akan dapat aktif di Mac OS X. Jadi, tidak ada lagi waktu yang terbuang percuma untuk memformat ulang harddisk jika terserang virus yang tidak dikenali anti virus. Berkas Anda pun relatif aman dari resiko hilang oleh virus.

3. OS yang stabil, responsif, dan user-friendly

Jarang sekali saya mengalami hang dan performa komputer yang tiba-tiba melambat. Hal ini disebabkan Mac OS X memiliki manajemen memori yang lebih baik. Suatu waktu, saya pernah menjalankan laptop saya 5 hari tanpa dimatikan dan menghabiskan swap file lebih dari 3 GB untuk merender 3D. Swap file ini baru terjadi ketika Mac OS X kekurangan memori fisik (RAM) sehingga menggunakan harddisk sebagai tambahan memory. Mac OS X pun tidak memerlukan antivirus yang biasanya menghabiskan resource komputer sangat banyak.

Gbr_4_Expose-1.jpg

Exposé

Anda bisa melihat screenshot di atas. Bayangkan Windows membuka 100 file lebih sekaligus. Bukan saja Anda akan kesulitan untuk berpindah dari satu berkas ke berkas lainnya, tetapi juga performanya akan menurun. Mac OS X membuka berkas-berkas tersebut dalam waktu 20 detik dan mengatasi masalah saat berpindah file dengan cepat berkat feature Expose-nya.

4. Mac mendukung mobilitas

Gbr_5_iStatPro.jpg
Apa yang diharapkan dari sebuah laptop? Dimensi yang tipis, batere yang tahan lama, tidak panas, dan touchpad yang nyaman sehingga tidak membutuhkan mouse. Mac menyediakan semuanya. Bentuk yang kompak dan tipis, sebuah batere yang tahan 4 s.d 5 jam menggunakan WiFi, suhu yang dingin, dan touchpad yang luas, tidak kesat, dan mendukung multi touch. Apple bahkan menambahnya dengan keyboard berbentuk chicklet yang empuk saat ditekan.

Sudah setahun saya menggunakan Mac dan belum menyesal atas pilihan itu. Mac menawarkan kelebihan yang jauh lebih banyak daripada harga premium yang harus dibayar untuk membeli hardwarenya. Mac benar-benar meningkatkan produktivitas saya dalam bekerja.

Berbagi itu indah

Beritahu rekan Anda mengenai artikel ini. Berlangganan ke RSS untuk mendapatkan update terbaru atau ikuti twitter kami.

Mengenai Kuswanto

Founder dan penulis di MakeMac, merupakan seorang wirausahawan dan designer. Bekerja sebagai Chief Creative Officer di Petshopbox Studio.

Follow @kuswanto

Post comment as twitter logo facebook logo
Sort: Newest | Oldest

waduh expose nya banyak bener..
jgn lupa upgrade memory+harddisk juga kali yaa..
:)

Gud..gud.. infonya.
lam kenal buwat yank menank
:)