Mencicipi Leopard dengan rasa antarmuka iTunes

dock-finder.pngBila anda perhatikan dengan seksama, antarmuka pengguna untuk iTunes memiliki skema warna yang berbeda dengan antarmuka yang diterapkan pada Leopard itu sendiri. Tak lama kemudian, antarmuka ini digunakan oleh iLife ’09. Warna biru menyala mengkilap pada scroll bar diubah menjadi warna biru kegelap–gelapan. Selidik punya selidik, antarmuka ini akan digunakan sebagai antarmuka utama untuk penerus Leopard, Snow Leopard. Jika anda ingin mencicipi Leopard dengan rasa antarmuka iTunes ini, ikuti caranya disini. Aplikasinya itu bernama iLeopard. Aplikasi ini dapat mengkustomisasi Leopard anda menjadi berantarmuka a’la iTunes. Aplikasi ini dapat berjalan di Mac OS X Leopard 10.5.4 dan selanjutnya serta bersifat Universal, artinya dapat dijalankan di Mac berprosessor Intel maupun PowerPC. Aplikasi ini akan mengubah seluruh antarmuka Leopard hingga tampilan log in-nya juga

Tampilan Mail setelah instalasi

Tampilan Mail setelah instalasi

Tampilan Finder setelah instalasi

Tampilan Finder setelah instalasi

Tampilan Safari setelah instalasi

Tampilan Safari setelah instalasi

Di dalamnya terdapat dua macam instalasi, yaitu Easy Install (diinstalasikan secara default) dan Custom Install (dapat anda kustomisasi lebih lanjut sesuai dengan keinginan anda.  Setelah instalasi selesai, aplikasi meminta anda untuk log off dahulu. Setelah anda log in kembali, anda akan menikmati Leopard anda dengan rasa iTunes.

Untuk uninstall instalasi ini, anda cukup mengakses Uninstall.pkg, berada di dalam disk image iLeopard yang sudah anda unduh sebelumnya.

Bila anda ada masalah atau ingin mengomentari tentang antarmuka ini, silakan untuk berkomentar di bagian bawah halaman ini. Selamat menikmati!

Berbagi itu indah

Beritahu rekan Anda mengenai artikel ini. Berlangganan ke RSS untuk mendapatkan update terbaru atau ikuti twitter kami.

Mengenai Fauzan Alfi

adalah salah satu kontributor MakeMac dengan spesialisasi iPhone. Dia memiliki Mac pertamanya di pertengahan tahun 2007, iPhone pada tahun 2008 dan langsung mendalaminya. Baru saja lulus dari jenjang sekolah, kini ia sedang mengincar bangku kuliah. Saat ini, dia menikmati usaha desain grafis dan web miliknya. Steve Jobs menjadi inspirasinya dalam dunia entrepreneur dan juga gaya berpresentasi. Blog | Twitter | Facebook

Artikel Terkait

  1. Ganti theme Leopard dengan Magnifique
  2. Mengontrol iTunes dengan QuickSilver
  3. iTunes 8.0.2 dengan tambahan VoiceOver

Mari Diskusi

Saat ini terdapat 10 komentar
  1. duh, paling serem pake gini2an. customize by system files. serem klo kenapa2.

  2. cara uninstall-nya bagaimana yah ?
    mo balikin ke defaultnya…

  3. iya, paling utama itu cara menguninstallnya :p
    ada yang tau?

  4. @Sumomo Ngantuk dan den:
    cara menguninstallnya sudah ditulis di atas.

  5. Saya sudah coba berkali2 (custom install & Uninstall) beberapa bulan yang lalu, sampai saat ini belum ada keluhan

  6. gue uda coba, tapi tampilan-nya tidak seperti screenshot-nya. ya emank ada yang berubah si, tapi beda dengan screenshot-nya.. dah gue uninstall lagi

  7. kan bisa dicustomize pak, tampilan setiap item yang akan dicustomize bisa dilihat di readme-nya

  8. @Chriswan:
    Baca README sebelum memakai apapun. Keren-keren nih.

  9. Kok malah jadi takut mau instal……. :-*
    Hehehe……. takut ada apa2 ama OS ku…….. :-( (

Tambahkan Komentar

Tanya & Jawab MakeMac