Upgrade ke Snow Leopard
Yak! Akhirnya saya telah upgrade ke Snow Leopard. Saya memilih untuk upgrade dikarenakan tidak punya banyak waktu untuk meng-install ulang semua aplikasi yang saya pakai. Berikut ini adalah pengalaman saya tentang upgrade Snow Leopard.Snow Leopard saat ini belum tersedia di toko Apple reseller di Indonesia, bagi Anda yang ingin mendapatkannya bisa memesan di Apple Store Indonesia, simak cara belanjanya apabila ragu.
DVD yang diprapesan pada hari kamis datang ke kantor pada hari senin, lebih cepat satu hari dari jadwal pengiriman di status pengiriman barang.
Apa saja yang didapatkan?
Ternyata Apple memasukan sticker ke dalam pack DVD Snow Leopard. Pada DVD Leopard yang lalu tidak ada sticker, lho. Tidak ada yang istimewa, malah sedikit kecewa dengan packing yang terlihat jauh lebih murah, tapi hey, tidak bisa mengeluh dengan harga $29.

Isi Snow Leopard
Proses Upgrade
Untuk memulai upgrade hanya tinggal masukan DVD Snow Leopard dan klik icon installasi.

Continue!!

Secara default Snow Leopard memilihkan hardisk utama

Install!

Setelah satu setengah jam berlalu
Pada saat memulai, pengukur waktunya menunjukan 45 menit, tapi dalam keadaan waktu yang sebenarnya proses upgrade jauh lebih lama, kira-kira sekitar 90 menit di MacBook Pro Santa Rosa.
Hasil Upgrade
Ketika pertama kali boot ke Snow Leopard cukup lama, terutama ketika masuk ke dalam desktop. Hal tersebut bisa jadi dikarenakan saya lupa untuk menghapus iStat Menu dan beberapa aplikasi System Preferences yang tidak mendukung Snow Leopard. Malahan sebelum saya menghapus aplikasi tersebut, System Preferences mengalami beberapa kali crash. Setelah di hapus dan boot up ulang, Snow Leopard terasa sangat cepat.
Yang paling menonjol dari kecepatan Snow Leopard adalah, waktu shut down hanya 3-5 detik, sementara di Leopard sekitar 15 detik. Waktu boot-up sekarang menjadi 30 detikan, sebelumnya bisa sampai 1 menit lebih.
Aplikasi seperti Mail.app muncul sesaat setelah icon di Dock di klik, cukup mengejutkan saya. Sayangnya plug-in Mail kesukaan saya belum bisa jalan tanpa memaksa mail bekerja di 32bit.
Spotlight terasa lebih cepat, waktu di Leopard apabila mengetikan sesuatu akan ada beberapa selang jeda sebelum muncul hasil pencarian. Sekarang, hasil pencarian langsung muncul.
Aplikasi-aplikasi pihak ketiga yang saya sering pakai semuanya berfungsi dengan baik dikarenakan para pengembang sudah menyediakan update Snow Leopard sebelum tanggal rilis.
Pada tulisan selanjutnya, saya akan mengulas detil-detil kecila perubahan yang terjadi pada Snow Leopard.




547
32,124
1266

numpang tanya nie,maklum masih switcher,aku baru saja beli macpro yang 13" 2,26Ghz, kan sudah snow,trus gimana caranya liat kalu mac ku dah snow, sedangkan aku gak dapat master cd snow,rada kawatir kalu ternyata gak diinstal snownya.
agan2 ada yang punya software supaya mac bisa baca hardisk external yang formatnya NTFS gak?aku punya tp buat yang blm snow,katanya masnya e store gak bisa di instal kalu disnow.matur nuwun.
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Like