Featured

Apple Gelontorkan Hampir Rp 600 Miliar buat Bangun R&D di Indonesia

iPhone 7-iPhone 7 Plus

Apple seperti diketahui sudah meneken kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk membangun pusat riset dan pengembangan (R&D) miliknya di Indonesia untuk memenuhi aturan TKDN. Kini beredar informasi mengenai nilai investasinya yang fantastis.

Dikutip Reuters, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan menyebutkan, Apple menggelontorkan dana sebesar $44 juta atau hampir Rp 600 miliar buat membangun R&D selama tiga tahun.

“Apple has committed around $44 million to invest in R&D over three years,” Suryawirawan said. “Therefore, they can distribute devices priced 6 million rupiah ($448) and above. That means all iPhones can be distributed.”

Komitmen Apple untuk membangun R&D tersebut tidak lain adalah untuk memenuhi aturan mengenai Tingkat Kandungan Dalam Negeri sebesar 30 persen buat perangkat 4G. Sehingga dengan hal ini, mereka bisa bebas menjual produk-produknya di Tanah Air.


Baca juga:


Dalam investasinya ini, Apple sedang bersiap menjual sekitar 13 model produk baru yang sudah mendapatkan sertifikasi dari Dirjen Postel. Sejumlah di antaranya adalah iPhone 7, iPhone 7 Plus, iPhone 6s, iPhone SE, iPad, dan lainnya.

Jika tidak ada halangan, Apple kemungkinan bakal mulai menjual produk-produk barunya, termasuk iPhone 7, pada awal tahun depan. Mengingat, aturan TKDN rencananya bakal resmi diberlakukan pada 1 Januari 2017.

Indonesia sendiri merupakan salah satu pasar potensial bagi Apple, setelah Tiongkok dan India. Jadi bakal amat sangat disayangkan apabila mereka terus melewatkan diri tidak menjual iPhone dan membiarkan vendor lain menguasai pasar di negeri berpopulasi 250 juta ini.


Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top