Berbagi File Sampai 300 MB Dengan Drip
Membahas layanan penyimpanan file yang paling banyak digunakan di Mac, pilihannya hanya jatuh ke CloudApp atau Droplr. Kedua layanan tersebut menawarkan pengalaman upload dan berbagi file yang terintegrasikan dengan Mac secara baik. Tanpa diragukan, kedua layanan di atas merupakan aplikasi wajib di setiap Mac.
Meskipun mendapat pujian dari penggunanya, Droplr dan CloudApp tetap mempunyai keterbatasan. Droplr hanya mengizinkan pengguna upload file dengan ukuran maksimum 25 MB, sedangkan CloudApp hanya mengizinkan upload file sebanyak 10 kali sehari. Belum lagi kamu harus daftar terlebih dahulu untuk menggunakan kedua layanan tersebut.
Kalau kamu seperti saya, tidak menyukai proses pendaftaran yang redundan, maka sebuah layanan bernama Drip mampu menawarkan pengalaman yang serupa dengan CloudApp dan Droplr. Drip bahkan tidak mempunyai batas upload harian dan, lebih bagusnya lagi, adalah batasan file yang mencapai 300 MB.
Antarmuka Drip juga tidak kalah keren dengan CloudApp maupun Droplr. Lambang menu bar meniru tetesan air di mana pada saat selesai upload juga mengeluarkan suara notifikasi berupa tetesan air. Notifikasi ditampilkan melalui Growl sehingga dapat diubah sesukamu. Semua file yang sudah diupload akan ditampilkan dalam menu bar. Kamu kemudian bisa menyalin tautan, atau jika kamu ingin menghapus file yang baru diupload, bisa menggunakan pilihan delete file dari pilihan.
Drip memanfaatkan Sendspace untuk menyimpan file. Sendspace hanya mengizinkan penyimpanan file selama 30 hari sehingga file secara otomatis akan dihapus apabila melewati durasi waktu tersebut—kamu dapat mengurangi keterbatasan ini dengan membuat akun Sendspace. Seandainya file dihapus, Drip menawarkan pilihan untuk upload file ulang supaya bisa mendapatkan tautan baru. Ini bisa menjadi kelebihan apabila kamu hanya ingin membagikan file tersebut sementara dan tidak ingin menggunakan Sendspace sebagai tempat penyimpanan file jangka panjang.
Satu tips lagi bagi yang mau menggunakan Drip. Pada saat kamu menarik beberapa file sekaligus ke menu bar, ia akan menggabungkan semua file dalam satu zip, mengubah file yang diupload menjadi satu saja.
Kesimpulan
Drip cocok digunakan oleh pengguna yang hanya ingin berbagi file dan tidak berharap menyimpan file untuk waktu yang lama. Dengan upload tidak terbatas dan ukuran file yang diizinkan mencapai 300 MB, Drip bisa menggantikan CloudApp dan Droplr dalam hal berbagi file.
Bagaimana menurutmu? Apakah kamu tertarik mencoba Drip?







