Games

Review Get ‘Em, Menjadi Seekor Superhero!

getem-1

Dari sekian banyak genre game yang ada, genre open world adalah salah satu yang paling saya sukai. Gabungkan genre itu dengan mekanisme free-roaming atau yang berarti bebas bergerak kemana saja, ditambah dengan hadirnya karakter superhero maka mungkin saya tidak akan pernah bosan untuk memainkannya secara terus-menerus tanpa henti. Dan saya yakin sekali bahwa bukan saya saja yang merasa seperti itu. Mungkin banyak juga dari kalian yang tentunya akan menyukai gabungan berbagai genre dan elemen tadi, untuk hadir dalam sebuah game.

Sedikit berbeda namun dengan inti permainan yang hampir sama, saya menemukan sebuah game berjudul Get ’Em, yang merupakan sebuah game open world buatan tim pengembang Behdad Sami Interactive. Game ini terlihat sama persis dengan apa yang saya idamkan selama ini karena di game ini, pemain dapat bebas berpetualang mengelilingi kota untuk menyelesaikan berbagai misi.

Grand Theft Auto Dengan Karakter Seekor Anjing

getem-2


Bagi kalian yang menyukai game dengan genre open world seperti saya, maka kalian pasti telah mengenal game yang bernama Grand Theft Auto. Game ini adalah salah satu game favorit anak muda di jamannya, tapi hingga sekarang pun masih disukai oleh banyak orang. Dimana letak kepopuleran game ini adalah bahwa pemain dapat secara bebas menjelajahi setiap sudut kota tanpa adanya limitasi apapun.

Begitu pula dengan apa yang terdapat pada Get ’Em. Disini pemain diberikan kebebasan untuk berkeliling kota, mencari misi untuk mengikuti alur jalan cerita utama. Merasa bosan atau ingin sekadar berjalan-jalan saja, maka pemain dapat menjelajahi setiap sudut kota untuk menjalankan berbagai misi lain yang tidak berhubungan langsung dengan cerita utamanya. Uniknya, ketika pada game Grand Theft Auto pemain akan bermain sebagai seorang manusia, pada Get ’Em, pemain akan bermain sebagai seekor anjing.

Cerita pada Get ’Em bermula ketika seekor anjing Yorkie bernama Leila diculik oleh kawanan penjahat misterius. Pemain, sebagai teman Leila berusaha mengejar si pelaku. Disitulah awal dimana pemain akan diberikan pilihan untuk menjadi seekor anjing. Nantinya pemain harus memilih satu diantara tiga karakter anjing yang diberikan. Masing-masing karakter tentu akan mempunyai status yang berbeda walaupun semakin jauh pemain menyelesaikan ceritanya, maka status pada karakter tersebut nantinya dapat dinaikkan secara perlahan, dengan menyelesaikan berbagai macam misi.

Kejar Orang Jahat, Temukan Leila!

getem-3


Menjadi superhero bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, saya yakin kalian sudah tahu resikonya. Terlebih lagi, jika pekerjaan tersebut harus dilakukan oleh seekor anjing. Anjing tentunya tidak akan menggunakan pistol sebagai senjata, yang dipunyai hanyalah gigitan dari kekuatan sang anjing itu sendiri.

Maka itulah yang dapat pemain lakukan sebagai seekor anjing, yaitu menggunakan kekuatan diri sendiri untuk menyelesaikan misi. Dari mulai misi untuk menemukan Leila, sang anjing Yorkie, sampai berbagai pilihan misi sampingan lainnya. Misi sampingan tersebut sifatnya bermacam-macam. Misal saja, ada misi dimana pemain harus mengejar penjambret dan mengembalikan barang yang diambil ke pemilik semula, mengejar perusak lingkungan, ataupun berlomba lari dengan anjing lainnya.

Setiap misi yang berhasil diselesaikan oleh pemain akan menghasilkan sejumlah poin, yang nantinya dapat digunakan untuk menaikkan kemampuan sang anjing sendiri. Kemampuan tersebut juga terbagi lagi menjadi bermacam-macam. Ketika pemain menginginkan karakternya dapat berlari lebih lama misalnya, maka stamina adalah hal yang harus dinaikkan statusnya. Semakin hebat kemampuan karakter pemain, maka semakin mudah dan cepat pemain dapat menyelesaikan misi.

Kendali Rumit dan Sulit Untuk Dihapalkan

getem-4


Walaupun saya mendapatkan maksud dari tim pengembang untuk membuat sebuah game open world dari sudut pandang yang lain dari biasanya, saya tetap tidak bisa menyukai game ini sepenuhnya. Terutama karena keterbatasan kendali yang ada pada Get ’Em. Kendali yang ada pada game ini cukup rumit, dan bahkan menurut saya tutorialnya pun tidak cukup membantu karena saking banyaknya tombol yang harus pemain ingat untuk mengendalikan karakter di dalam game.

Hal ini lebih diperburuk lagi dengan kendalinya yang tidak bisa dirubah sedemikian rupa sesuai dengan keinginan pemain. Tombol arah misalnya terletak terlalu dekat layar sehingga terkadang karakter saya berhenti bergerak karena jari saya keluar dari layar. Begitu juga dengan tombol kendali untuk aksi yang bermacam-macam dan terkadang sulit untuk dihapalkan. Saya rasa kendali yang ada di game ini lebih cocok untuk digunakan pada sebuah joypad, yang sayangnya juga belum didukung oleh Get ’Em.

Hal lainnya lagi yang menurut saya kurang menyenangkan adalah adanya IAP yang diimplementasikan seperti sistem energi. Stamina yang digunakan pemain pada saat membuat karakter berlari akan habis saat digunakan. Pemain dapat mengisi ulang dengan membayar sejumlah tulang yang dihasilkan setelah pemain menyelesaikan misi. Terlebih lagi, jika pemain tidak mau membayar, maka pemain akan dihadapkan dengan iklan. Hal ini menurut saya kurang menarik, terutama karena sedari awal game ini adalah game berbayar.


Baca Juga:

Kesimpulan

Saya cukup menyukai gaya penceritaan yang ada pada Get ’Em. Ceritanya dijabarkan dengan menggunakan gaya penceritaan yang ada di buku komik, namun dengan tambahan suara aktor yang unik pada tiap karakternya. Hal tersebut memang tidak ada pengaruhnya secara langsung pada gameplay dari permainan, tetapi adanya detail kecil tersebut tentu saja menyenangkan untuk diikuti.

Hal lain yang membuat saya senang adalah grafisnya. Bukan karena digambar cukup nyata tetapi karena digambar seperti kartun, yang menurut saya lebih cocok untuk diterapkan pada game seperti ini. Tim pengembang juga mengatakan bahwa game ini ditujukan untuk semua kalangan, yang berarti misinya bisa menjadi cukup menantang bagi para orang dewasa, tetapi tetap menyenangkan untuk dimainkan oleh anak kecil. Jarang sekali game bisa menerapkan sistem seperti itu secara baik, dan Get ’Em berhasil melakukannya walaupun masih belum sempurna sepenuhnya.

Sayangnya lagi, memang beberapa misi akan terasa cukup repetitif setelah beberapa saat. Pemain mungkin akan menemukan mereka harus mengerjakan misi yang sama berkali-kali tanpa adanya perbedaan mekanisme permainan sama sekali. Hal tersebut mungkin tidak terlalu terasa bagi anak kecil, tetapi bagi orang dewasa, saya rasa mereka akan cepat bosan dalam memainkannya.

Tapi kembali lagi, dan secara keseluruhan, Get ’Em adalah game yang tetap baik untuk dimainkan. Segi grafisnya yang dibuat cukup baik, dengan gaya baru seperti komik. Sistem permainan yang sederhana namun tetap menantang pada setiap misinya. Lebih baiknya lagi, game ini juga cocok untuk dimainkan oleh semua orang tanpa batasan umur. Sehingga kalian yang mungkin ingin bermain bersama adik yang masih kecil, tidak akan dipusingkan dengan berbagai grafis atau percakapan yang mungkin kurang bisa ditangkap bagi mereka yang belum cukup umur. Saya merekomendasikan Get ’Em bagi kalian yang sedang mencari game open world dimana kalian bisa secara bebas berpetualang menjalankan misi-misi sederhana, dengan sedikit batasan-batasan IAP yang sifatnya opsional.

Download Get 'Em · Harga: Gratis


Review Miitomo, Game Pertama Nintendo untuk iOS

Gambar
1 Comment
To Top