Lupakan iWatch, Apple TV akan menjadi the next big thing Apple selanjutnya

Apple TV

Apple terkenal sebagai perusahaan yang menjadikan kerahasiaan merupakan hal yang paling penting. Pertumbuhan Apple yang terus naik luar biasa, menjadi raja di Amerika Serikat dan ternyata mendepak Nokia sebagai pembuat ponsel nomor satu membuat para jurnalis semakin menyelidik lebih dalam apa yang sedang Apple buat di dapur tertutupnya di bawah pimpinan Jony Ive.

Selama ini kita mendapatkan intipan mengenai apa yang sedang Apple buat berdasarkan bocoran dari para supplier spare part yang disewa oleh Apple. Kebanyakan dari foto spare part tersebut berasal dari Cina, tempat Apple merakit gadget terbaru mereka. Adanya bukti foto membuat rumor semakin menggila, tak disangkal seringkali bocoran foto tersebut merupakan spare part produk yang resmi. Contohnya seperti spare part bagian belakang iPhone 5, yang ternyata memang bentuknya seperti itu.

Selain mengandalkan rumor, kadang kala engineer software menceritakan bagaimana mereka membangun produk Apple layaknya seperti agen Densus88. Para pegawai tersebut tidak diperbolehkan memberitahukan siapapun, peribahasanya rumput bergoyang-pun tidak boleh tahu. Contoh yang pernah beredar, bagaimana Don Melton mengerjakan proyek Safari dalam keadaan sangat rahasia.

Saya seringkali mengatakan kepada teman-teman bahwa memprediksi apa yang Apple lakukan seperti ilmu nujum. Selama satu dekade ini Apple mengejutkan dan merombak industri dunia dengan meluncurkan produk yang tak terduga. iPod merusak industri MP3 player, saya sendiri merasa senang karena pada saat itu desain MP3 player terlihat seperti jam weker. Kemudian Apple mengubah pola pikir pembuat selpon dengan meluncurkan iPhone dan membuat sebuah pasar aplikasi terbesar yang pernah ada. Tidak ada analis yang bisa memprediksi 100% apa yang akan Apple luncurkan selanjutnya.

Di lain pihak, Apple sebenarnya mempunyai pola yang bisa ditebak. Pola-pola tersebut seperti bagaimana Apple membuat desain baru kemudian menerapkannya ke seluruh lini produk supaya terlihat seragam. Bagaimana Apple mengubah desain bagian belakang iMac menjadi alumunium yang tadinya hitam, membuatnya menjadi seragam seperti unibody MacBook Pro.

Seperti pola perubahan desain, sampai saat ini Apple selalu menyebut Apple TV merupakan hobi mereka, tapi apakah Apple pernah menyebutkan akan membuat iWatch? Tentu saja mereka tidak akan mengumumkannya walaupun Apple sedang membuatnya saat ini.

Maksud saya adalah, iWatch bukanlah rumor yang bagus yang harus dianggap serius. Alasan yang paling jelas adalah; iWatch tidak selaras dengan produk Apple lainnya. Saat ini ada banyak jam tangan pintar yang dibuat, contohnya Pebble watch yang dapat terhubung dengan iOS. Saya memakai iPod nano kecil yang saya jadikan sebagai jam tangan, kadangkala menjadi pemutar musik, fitur lainnya tidak pernah saya gubris. Membuka-buka aplikasi dalam ukuran layar yang kecil tidak senyaman dan sekeren yang ada dibayangan.

Ada yang bilang, iWatch bisa menjadi sarana notifikasi pesan penting dari iOS atau terhubung langsung ke iOS. Maksudnya, ada email atau Message dari rekan kerja, muncul notifikasi di iWatch terus harus mengambil iPhone untuk membacanya karena iWatch layarnya terlalu kecil. Tampaknya bukan skenario yang bagus, bukan?

Kemudian ada yang memprediksi iWatch dapat mendeteksi detakan jantung dan tekanan darah penggunanya. Memangnya setiap orang membutuhkan fitur tersebut? Apple selalu membuat sebuah produk yang diperuntuhkan untuk banyak orang dan bisa dipakai kapanpun. Apakah setiap orang perlu menghitung detak jantung setiap hari supaya mereka tahu masih hidup? Tentu saja menggelikan kalau itu alasannya. Sangat diragukan apabila Apple ingin memasuki kancah aksesoris olahraga. Saat Apple bekerjasama dengan Nike yang meluncurkan aksesoris bagus untuk hal olahraga, ditambah lagi aksesoris tersebut eksklusif untuk iOS saja.

Dari semua spekulasi software tersebut, tidak ada spekulasi mengenai hardware. Padahal tanpa hardware yang baik, sebagus apapun softwarenya akan menjadi perangkat sampah. Bagaimana dengan baterai? Dengan ukuran yang kecil, berapa lama bisa bertahan? Dengan sistem yang terus terhubung ke iOS memakai Bluetooth atau WiFi dipastikan akan menguras baterai. Tidak lucu kalau setiap 6 jam sekali harus nge-charge iWatch, bukan?

iWatch mockup

Saya punya teori, iWatch sebenarnya merupakan sebuah proyek palsu – Anggap kalau mereka benar-benar sedang membuatnya. Proyek iWatch dibuat atau digembork-gemborkan supaya media teralih dari Apple TV yang mungkin dalam waktu dekat tidak lagi menjadi hobi. Kita semua tahu, apabila Apple sedang aktif mendekati para mogul hiburan untuk menjadikan produk Apple ada diruang tamu setiap orang. Rasanya beberapa saat yang lalu pengguna di Indonesia baru merasakan nyamannya membeli lagu dan film di iTunes. Gak tanggung-tanggung Apple menyuguhkan iTunes store ke 30 lebih negara baru.

Penyebaran iTunes Store ke banyak negara sekaligus, termasuk Indonesia, merupakan langkah yang cukup lebar. Kemudian, selang beberapa minggu kemudian Apple TV dijual secara resmi di Indonesia. Kemudian lagi, Apple Store akan dibuka di Indonesia dan banyak negara lainnya yang sebelumnya tidak pernah dipandang oleh Apple.

Penyebaran penyediaan konten yang cepat bisa menjadi indikasi bahwa Apple serius dengan Apple TV. Apple ingin mengubah perilaku pengguna yang saat ini menonton video melalui MacBook menggantinya dengan Apple TV yang kurang populer karena konten yang disuguhkan kurang banyak.

Kesimpulannya, Apple TV dirasakan lebih pantas diperhatikan daripada proyek siluman iWatch yang digembor-gemborkan oleh media belakangan ini.

Tapi ada juga kemungkinan saya yang salah. Perlu diingat… memprediksi produk Apple sama aja dengan jadi dukun nujum.

Bagaimana dengan kalian, apa yang kalian percaya Apple sedang membuat iWatch atau setuju dengan saya?


Founder dan penulis di MakeMac, merupakan seorang wirausahawan dan designer. Bekerja sebagai Chief Creative Officer di Petshopbox Studio. Filosofis desain Apple merupakan acuan hidupnya. Ikuti saya di: Google+, twitter @kuswanto

2 Comments

  1. Adith Widya Pradipta  /  23 February 2013, 22:08 Reply

    Lupakan Apple TV, iWatch yang akan lebih banyak di singgung di artikel ini.

  2. Jolma  /  26 February 2013, 21:00 Reply

    menurut saya iWatch itu nyata. kata watch bisa berarti arloji atau menonton. lagi-lagi menurut saya, iWatch akan menjadi pasangan terbaik apple tv untuk menggantikan remote. boleh diintip samsung dengan smartTV, dengan melambai-lambaikan tangan si pengguna bisa mengakses televisi pintar tersebut dari jarak tertentu. begitu juga dengan iWatch nantinya, menuliskan password untuk itunes store pada apple tv tidak perlu repot lagi menggunakan remote atau magic keyboard. cukup kenakan iWatch dan buat gesture di udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>