Paten Apple, Aplikasi Pengolah Gambar Untuk OS X dan iOS

OS X mempunyai aplikasi Pages, Numbers dan Keynote yang digabungkan menjadi iWork untuk pekerjaan mengolah dokumen dan presentasi. Sampai saat ini sebagai sebuah sistem operasi yang banyak dipakai oleh praktisi kreatif, OS X belum mempunyai sebuah pengolah gambar yang bisa di andalkan. Para profisional harus mengandalkan aplikasi Adobe CS yang harganya mahal.

Menurut Pattenly Apple, Apple mempunyai sebuah patent pengolah gambar bekerja dengan interaksi mouse dan sistem sentuhan seperti. Artinya aplikasi tersebut dapat bekerja untuk OS X dan iOS. Mungkinkah aplikasi tersebut akan digabungkan ke dalam iWork?

Dari paten yang dijelaskan, sistem pengolahan gambarnya mirip dengan sistem kerja di aplikasi-aplikasi iWorks.

For example, rather than having to select options on a displayed menu, a user may provide input gestures at or near a displayed input tool to directly manipulate one or more properties of that input tool, such as its size or color. By visually changing how an input tool is represented on a user workspace so as to indicate a change in an input tool property, a user may be provided with a more efficient and intuitive user interface for generating graphical objects.

Paten ini diajukan pada caturwulan pertama 2011, besar kemungkinannya Apple sedang membuat aplikasinya pada saat ini juga. Apabila memang Apple membuatnya, pengembang aplikasi pengolah gambar pihak ketiga harus berhati-hati. Melihat dari sistem paten-nya saya agak ragu aplikasi di paten ini bisa bersaing dengan Adobe Photoshop atau Illustrator yang mempunyai fitur yang kompleks. Tapi, bagi kebanyakan pengguna, pengolah gambar seperti ini lebih dari cukup.

Saya sendiri menunggu aplikasi pengolah gambar dari Apple yang saat ini masih missing link, terlepas dari bagus atau tidak. Aplikasi baru dari Apple biasanya mempunyai pendekatan cara pemakaian yang berbeda dari aplikasi yang sudah ada.

Lihat lebih lengkap paten-nya di Pattenly Apple.


Founder dan penulis di MakeMac, merupakan seorang wirausahawan dan designer. Bekerja sebagai Chief Creative Officer di Petshopbox Studio. Filosofis desain Apple merupakan acuan hidupnya. Ikuti saya di: Google+, twitter @kuswanto

1 Comment

  1. Iang  /  17 August 2012, 13:36 Reply

    Ngga ngerti mengapa yg begini bisa dipatenkan. Coba dulu oom Tim, Brendan, dan Håkon mematenkan HTML, HTTP, Web Browser, Javascript, dan CSS.

    Soal app development, yg lebih penting dan kompleks itu adalah masalah implementasi, bukan ide. Photoshop, Paint, Gimp, dan ratusan aplikasi pengolah gambar lainnya punya ide yg sama, yaitu mengolah/membuat gambar, tapi ngga semuanya selevel atau punya fitur yg sama. Saya yakin perbedaan ini bukan karena yg satu punya paten dan yg lain tidak, tapi karena implementasi itu ngga mudah (terlepas dr tujuan pembuatan aplikasi yg jg berbeda).

    Pelukis profesional dan anak umur 5 tahun sama2 bisa disuruh menggambar buku. Menjelaskan (ide) buku itu seperti apa ke keduanya bukanlah hal yg susah. Tp hasil lukisan keduanya pasti beda karena cara mereka melukis (implementasi) juga berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>