<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MakeMac &#187; pengalaman</title>
	<atom:link href="http://www.makemac.com/tag/pengalaman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.makemac.com</link>
	<description>Tutorial, Review Mac &#38; iPhone</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 07:42:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>iTunes Tidak Mengenali Perangkat iPod, iPhone, dan iPad</title>
		<link>http://www.makemac.com/2011/03/itunes-tidak-mengenali-perangkat-ipod-iphone-dan-ipad/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=itunes-tidak-mengenali-perangkat-ipod-iphone-dan-ipad</link>
		<comments>http://www.makemac.com/2011/03/itunes-tidak-mengenali-perangkat-ipod-iphone-dan-ipad/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 01:19:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[iPad]]></category>
		<category><![CDATA[iPhone]]></category>
		<category><![CDATA[OS X]]></category>
		<category><![CDATA[Pemecahan Masalah]]></category>
		<category><![CDATA[Portable]]></category>
		<category><![CDATA[Servis]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial & Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[ipad]]></category>
		<category><![CDATA[ipod]]></category>
		<category><![CDATA[ipod touch]]></category>
		<category><![CDATA[iTunes]]></category>
		<category><![CDATA[Masalah]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[snow leopard]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.makemac.com/?p=4550</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang pengguna Mac menghadapi situasi di mana perangkat iPod, iPad, maupun iPhone yang dihubungkan ke Mac tidak dideteksi oleh iTunes. Saya sendiri mengalami masalah ini beberapa hari yang lalu ketika saya berpindah dari iMac ke MacBook. iPhone tidak dapat dikenali oleh iTunes di MacBook, padahal segala sesuatunya sudah benar, bahkan saya memindahkan iTunes library iMac ke MacBook.

Masalah utama yang sering ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terkadang pengguna Mac menghadapi situasi di mana perangkat iPod, iPad, maupun iPhone yang dihubungkan ke Mac tidak dideteksi oleh iTunes. Saya sendiri mengalami masalah ini beberapa hari yang lalu ketika saya berpindah dari iMac ke MacBook. iPhone tidak dapat dikenali oleh iTunes di MacBook, padahal segala sesuatunya sudah benar, bahkan saya memindahkan iTunes library iMac ke MacBook.<br />
<span id="more-4550"></span></p>
<p>Masalah utama yang sering ditemukan adalah &#8220;driver&#8221; untuk iDevices ini <em>ngadat</em>. Untuk mengatasi itu, sebenarnya caranya cukup sederhana, yakni menginstal ulang iTunes. Namun terkadang proses ini juga tidak lancar, sehingga diperlukan langkah tambahan untuk membuang &#8220;driver&#8221; tersebut terlebih dahulu.</p>
<p>Pastikan akun Anda memiliki hak Administrator. Melalui Terminal.app, ketik:</p>
<p><code>sudo rm -rf /System/Library/Extensions/AppleMobileDevice.kext</code></p>
<p>Langkah berikut ini tidak perlu dilakukan jika Anda sudah menggunakan Mac OS X Snow Leopard (10.6)</p>
<p><code>sudo rm -rf /Library/Receipts/AppleMobileDeviceSupport.pkg</code></p>
<p>Dan, lakukan instalasi ulang iTunes.</p>
<p>Harusnya permasalahan Anda selesai. Namun dalam beberapa kasus di <strong>Snow Leopard</strong>, masalah ini teratasi setelah instalasi iTunes, namun masalah akan kembali timbul setelah Anda melakukan <em>restart</em>. Jika Anda mengalami kasus yang ini, maka lanjutkan ke langkah-langkah berikutnya.</p>
<p>Setelah melakukan restart, kembali buka Terminal.app, dan ketikkan:</p>
<p><code>sudo rm -rf /System/Library/LaunchDaemons/com.apple.usbmuxd.plist~orig</code></p>
<p>Dan <em>restart</em>. Coba kembali hubungkan iDevices.</p>
<p>Jika masalah masih belum teratasi, lanjutkan ke langkah berikutnya.</p>
<p>Matikan iTunes, cabut iDevices. Buka Terminal.app, ketikkan:</p>
<p><code>sudo rm -rf  /System/Library/LaunchDaemons/com.apple.usbmuxd.plist~orig</code></p>
<p><code>sudo rm -rf /System/Library/Extensions/AppleMobileDevice.kext</code></p>
<p><code>sudo rm -rf /System/Library/PrivateFrameworks/MobileDevice.framework</code></p>
<p>Restart. Jangan sambungkan dulu iDevices. Lakukan instalasi iTunes. Setelah itu harusnya hubungan iTunes dan iDevices akan kembali mesra.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.makemac.com/2011/03/itunes-tidak-mengenali-perangkat-ipod-iphone-dan-ipad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Seru dengan iPod Touch</title>
		<link>http://www.makemac.com/2009/12/pengalaman-seru-dengan-ipod-touch/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pengalaman-seru-dengan-ipod-touch</link>
		<comments>http://www.makemac.com/2009/12/pengalaman-seru-dengan-ipod-touch/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 02:02:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[iPhone]]></category>
		<category><![CDATA[ipod]]></category>
		<category><![CDATA[ipod touch]]></category>
		<category><![CDATA[iTunes]]></category>
		<category><![CDATA[osx]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.makemac.com/?p=3623</guid>
		<description><![CDATA[iPod Touch, merupakan varian iPod yang paling monumental. Bahkan, fitur tambahannya melampaui fitur dasarnya sebagai pemutar musik dan video. Awalnya, iPod Touch adalah versi ringan dari iPhone: minus fungsi telepon, kamera, dan GPS. iPhone sendiri pada awalnya diperkenalkan sebagai konvergensi dari tiga produk: iPod, telepon seluler, dan perangkat internet musafir (mobile internet device). Namun seiring waktu, iPod Touch dan iPhone ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-3629" title="ipodtouch" src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/12/ipodtouch.jpg" alt="ipodtouch" width="98" height="104" />iPod Touch, merupakan varian iPod yang paling monumental. Bahkan, fitur tambahannya melampaui fitur dasarnya sebagai pemutar musik dan video. Awalnya, iPod Touch adalah versi ringan dari iPhone: minus fungsi telepon, kamera, dan GPS. iPhone sendiri pada awalnya diperkenalkan sebagai konvergensi dari tiga produk: iPod, telepon seluler, dan perangkat internet musafir (<em>mobile internet device</em>). Namun seiring waktu, iPod Touch dan iPhone juga merangkap sebagai perangkat permainan musafir (<em>portable gaming device</em>) dan komputer saku (<em>pocket computer</em>).</p>
<p><span id="more-3623"></span></p>
<p><img style="border: 0px initial initial;" src="http://lh6.ggpht.com/_6QOYnySRA1Y/SsnogYEzdEI/AAAAAAAAChQ/uzyZ-AXy3IY/s800/ipod-touch-nfsu.jpg" alt="iPod Touch - NFSU" /></p>
<p>Sudah lama saya merencanakan untuk membeli sebuah iPod Touch. Setelah presentasi peluncuran iPod Touch generasi ketiga pada September kemarin (<a href="http://adha.ms/p/331/it-s-only-rock-n-roll/">Apple Rock n Roll Event 2009</a>), baru saya memutuskan untuk membeli <a href="http://adha.ms/p/223/">iPod Touch generasi kedua</a> berkapasitas 8GB.</p>
<p>Mengapa saya menunggu dan akhirnya mengambil generasi kedua? Perbedaan <a href="http://adha.ms/p/111/">iPod Touch generasi pertama</a> dan kedua cukup signifikan: kecepatan prosesor, kualitas layar, tombol kontrol volume suara, speaker terintegrasi, koneksi bluetooth. Sementara perbedaan dengan generasi ketiga sejauh ini hanya pada kecepatan prosesor (dan juga kelengkapan penjualan yang sudah menyertakan earphone yang dilengkapi mikrofon). Tentunya, saya mesti menunggu hingga generasi ketiga ini tersedia di pasar Indonesia. Selain itu, faktor harga tentu berpengaruh: generasi kedua akan dijual lebih murah saat generasi ketiga hadir. Dan satu hal penting yang perlu Anda ketahui: iPod Touch generasi ketiga hanya tersedia dalam kapasitas 32GB dan 64GB. Sementara yang berkapasitas 8GB itu tetap generasi kedua (tanpa prosesor baru dan tanpa earphone bermikrofon).</p>
<p>Bahkan, saya membeli iPod Touch generasi kedua yang masih dilengkapi dengan iPhone OS 2.x, bukan iPhone OS 3.x. Upgrade iPhone OS 1.x ke 2.x dan ke 3.x memang gratis untuk iPhone, tetapi tidak untuk iPod Touch. Upgrade iPod Touch dari OS 1.x ke 2.x dan ke 3.x dibebankan biaya. Namun, itu adalah aturan secara legal/hukum. Secara teknis, Anda dapat melakukan upgrade secara gratis dengan beberapa trik: tentu saja ini <strong>ilegal</strong>. Nah, karena masih memiliki iPhone OS 2.x, harga jual iPod Touch ini pun semakin diobral oleh toko. Jadi, jika Anda dihadapkan kepada pilihan iPod Touch generasi sama dengan versi OS yang berbeda, pilih yang menggunakan OS lebih lama jika Anda dapat berhemat banyak (dan mau mengambil jalan ilegal).</p>
<p>Saya tidak mau membahas iPod Touch ini secara teknis, karena spesifikasi teknisnya sudah dijelaskan di situs resminya. Memang produk Apple pada umumnya tidak terlalu mengandalkan spesifikasi teknis, namun lebih mengandalkan kepada pengalaman pengguna yang wah: <em>different user experience</em>.</p>
<p>Kenapa saya memilih iPod Touch? pertama, tentu saja karena iTunes. Saya menggunakan iTunes sejak saya pertama kali menggunakan <a href="http://adha.ms/p/13/">iPod pada tahun 2005</a>. Selain manajemen musik yang mudah dengan iTunes, karena iPod dan iTunes memang dibuat untuk hidup bersama, sinkronisasi di antara keduanya pun lebih baik dan hampir tanpa masalah. Itulah alasannya saya selalu mempercayakan pemutar musik portabel saya kepada produk Apple. Saya sudah mencoba <a href="http://adha.ms/p/108/">menggunakan produk lain</a>, namun saya tidak puas.</p>
<p>Selain fitur manajemen musiknya yang serasi dengan iTunes sehingga pengguna iTunes dapat mengoperasikan iPod dengan mudah, iPhone OS pada iPod Touch juga memberikan sensasi pengalaman tersendiri, apalagi dengan fitur sentuhan-jamak (<em>multitouch</em>). Dukungan aplikasi pihak ketiga pun beragam dan sensasional. Bermain game dengan iPod Touch sungguh suatu pengalaman tersendiri, selama kurang lebih tiga bulan memiliki iPod Touch saya tidak bosan untuk memainkan Need For Speed Undercover (NFSU) yang saya beli di App Store seharga USD 4.99. Fitur <em>accelerator</em> yang diimplementasikan pada iPod Touch ini merupakan metode input yang unik untuk aplikasinya. Seperti pada NFSU, kita memutar iPod Touch ke kiri dan ke kanan layaknya mengemudikan setir mobil.</p>
<p>Selain untuk <em>gaming</em>, Apple juga merujuk iPod Touch sebagai komputer portabel mini dan perangkat internet musafir (<em>mobile internet device</em>, MID). Konektivitas <em>wi-fi</em> tersedia untuk berselancar di internet melalui jaringan nirkabel. Namun mengingat tidak banyaknya <em>hotspot</em> gratisan yang bebas, terkadang menyesal juga tidak membeli iPhone yang memiliki koneksi WAN seluler (GPRS/HSDPA). Tetapi karena di tempat saya tersedia koneksi broadband yang disalurkan melalui <em>access point</em>, berinternet tidak begitu menjadi masalah.</p>
<p>Sementara untuk solusi internet di luar ruangan, saya memanfaatkan ponsel <a href="http://adha.ms/p/212/nokia-e71/">Nokia E71</a> saya dengan aplikasi JoikuSpot (versi Light gratis dengan fitur terbatas, untuk versi Premium seharga EUR 9.00 tanpa batasan fitur), sehingga koneksi internet HSDPA dari penyedia layanan seluler dapat saya alihkan ke iPod Touch melalui wi-fi.</p>
<p>Tentu saja iPod Touch dapat memutar video. Namun menonton film di iPod Touch bukanlah ide yang bagus: menonton film berdurasi 2 jam di layar 3.5 inci (plus teks <em>subtitle</em>) sambil dipegang di tangan, <em>capek</em>! Namun untuk menonton video klip musik ataupun video pendek cukup memuaskan. Walaupun ada aplikasi khusus untuk YouTube, namun saya lebih suka <a href="http://googlesystem.blogspot.com/2008/04/download-youtube-videos-as-mp4-files.html">mengunduh video YouTube sebagai MP4</a> melalui komputer lalu mentransfernya ke iPod Touch: tanpa tambahan konversi video.</p>
<p>Dengan banyaknya dukungan aplikasi, bahkan banyak juga situs web yang menyediakan versi khusus iPhone (dan iPod Touch), mengakses <a href="http://adha.ms/p/272/">layanan jejaring sosial</a> seperti Facebook, Twitter, <a href="http://adhamsomantrie.com/p/210/">Plurk</a>, <a href="http://adha.ms/p/328/">Meme</a>, bahkan <em>chatting</em> menjadi lebih seru. Walaupun keterbatasan iPhone OS hingga saat ini adalah tidak bisa menjalankan dua aplikasi secara bersamaan (diluar aplikasi musik). Maka, <em>chat</em> menjadi kurang menarik karena tidak dapat dilakukan bersamaan dengan aplikasi lain karena berpindah-pindah antara aplikasi tidak sebaik OS yang sudah mendukung <em>multitasking</em>.</p>
<p>Satu hal yang perlu dicatat lagi, seperti pada iPod lainnya paket penjualan standar iPod Touch tidak menyediakan adaptor (<em>charger</em>) seperti pada iPhone 3G. Jadi, Anda harus mengisi baterai dengan menghubungkan iPod Touch ke komputer Anda menggunakan kabel USB yang disediakan. Kecuali Anda memiliki adaptor yang dapat dibeli terpisah. Mungkin saya perlu membeli adaptor USB ini di masa mendatang.</p>
<p>Selain itu, apa yang tidak akan saya dapatkan? Tentu saja koneksi internet musafir seluler, GPS, dan kamera digital seperti yang tersedia pada <a href="http://adha.ms/p/261/">iPhone 3G</a> dan <a href="http://adha.ms/p/296/">iPhone 3GS</a>. Fitur radio FM, yang untungnya saya tidak pernah menggunakannya. Namun konon pada iPod Touch generasi ketiga perangkat penerima dan pengirim radio FM sudah tersedia di dalamnya, hanya saya perangkat lunaknya belum disediakan oleh Apple: mungkin dengan pembaruan perangkat lunak Anda dapat menerima siaran radio di iPod Touch generasi ketiga dan menyiarkan musik untuk Anda dengarkan di pesawat radio mobil Anda. <em>Bisa jadi</em>.</p>
<p>Fungsi telepon? oh tidak, iPod adalah pemutar musik, bukan sebuah ponsel. Dunia tahu akan hal itu. Namun, tidak tertutup kemungkinan untuk VoIP seperti Skype atau Google Talk. Anda hanya perlu earphone yang dilengkapi dengan mikropon dan koneksi internet nirkabel.</p>
<p>Apakah Anda ingin berbagi pengalaman selama menggunakan iPod Touch? </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.makemac.com/2009/12/pengalaman-seru-dengan-ipod-touch/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>72</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Upgrade ke Snow Leopard</title>
		<link>http://www.makemac.com/2009/09/upgrade-ke-snow-leopard/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=upgrade-ke-snow-leopard</link>
		<comments>http://www.makemac.com/2009/09/upgrade-ke-snow-leopard/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 07:51:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuswanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[mail.app]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[snow leopard]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.makemac.com/?p=3272</guid>
		<description><![CDATA[Yak! Akhirnya saya telah upgrade ke Snow Leopard. Saya memilih untuk upgrade dikarenakan tidak punya banyak waktu untuk meng-install ulang semua aplikasi yang saya pakai. Berikut ini adalah pengalaman saya tentang upgrade Snow Leopard.Snow Leopard saat ini belum tersedia di toko Apple reseller di Indonesia, bagi Anda yang ingin mendapatkannya bisa memesan di Apple Store Indonesia, simak cara belanjanya apabila ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-3233" title="SnowLeopard.jpg" src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/08/SnowLeopard.jpg" alt="SnowLeopard.jpg" width="125" height="133" />Yak! Akhirnya saya telah upgrade ke <a href="http://www.makemac.com/2009/08/snow-leopard-keluar-hari-jumat/">Snow Leopard</a>. Saya memilih untuk upgrade dikarenakan tidak punya banyak waktu untuk meng-install ulang semua aplikasi yang saya pakai. Berikut ini adalah pengalaman saya tentang upgrade Snow Leopard.<span id="more-3272"></span>Snow Leopard saat ini belum tersedia di toko Apple reseller di Indonesia, bagi Anda yang ingin mendapatkannya bisa memesan di Apple Store Indonesia, <a href="http://www.makemac.com/2009/04/cara-memesan-di-apple-store/">simak cara belanjanya</a> apabila ragu.</p>
<p>DVD yang diprapesan pada hari kamis datang ke kantor pada hari senin, lebih cepat satu hari dari jadwal pengiriman di status pengiriman barang.</p>
<h4>Apa saja yang didapatkan?</h4>
<p>Ternyata Apple memasukan sticker ke dalam pack DVD Snow Leopard. Pada DVD Leopard yang lalu tidak ada sticker, lho. Tidak ada yang istimewa, malah sedikit kecewa dengan packing yang terlihat jauh lebih murah, tapi hey, tidak bisa mengeluh dengan harga $29.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3468/3876757057_235b682b3c.jpg" alt="P1010825" width="500" /><p class="wp-caption-text">Isi  Snow Leopard</p></div>
<h4>Proses Upgrade</h4>
<p>Untuk memulai upgrade hanya tinggal masukan DVD Snow Leopard dan klik icon installasi.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2641/3876681439_4ea3b4a241.jpg" alt="P1010830.JPG" width="500" /><p class="wp-caption-text">Continue!!</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3496/3876750719_bd99bfbcbb.jpg" alt="P1010831" width="500" /><p class="wp-caption-text">Secara default Snow Leopard memilihkan hardisk utama</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2651/3876763549_217c8d5573.jpg" alt="P1010832" width="500" /><p class="wp-caption-text">Install!</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2483/3877578170_58678ec29b.jpg" alt="P1010850" width="500" /><p class="wp-caption-text">Setelah satu setengah jam berlalu</p></div>
<p>Pada saat memulai, pengukur waktunya menunjukan 45 menit, tapi dalam keadaan waktu yang sebenarnya proses upgrade jauh lebih lama, kira-kira sekitar 90 menit di MacBook Pro Santa Rosa.</p>
<h4>Hasil Upgrade</h4>
<p>Ketika pertama kali boot ke Snow Leopard cukup lama, terutama ketika masuk ke dalam desktop. Hal tersebut bisa jadi dikarenakan saya lupa untuk menghapus iStat Menu dan beberapa aplikasi System Preferences yang tidak mendukung Snow Leopard. Malahan sebelum saya menghapus aplikasi tersebut, System Preferences mengalami beberapa kali crash. Setelah di hapus dan boot up ulang, Snow Leopard terasa sangat cepat.</p>
<p>Yang paling menonjol dari kecepatan Snow Leopard adalah, waktu shut down hanya 3-5 detik, sementara di Leopard sekitar 15 detik. Waktu boot-up sekarang menjadi 30 detikan, sebelumnya bisa sampai 1 menit lebih.</p>
<p>Aplikasi seperti Mail.app muncul sesaat setelah icon di Dock di klik, cukup mengejutkan saya. Sayangnya plug-in Mail kesukaan saya belum bisa jalan tanpa memaksa mail bekerja di 32bit.</p>
<p>Spotlight terasa lebih cepat, waktu di Leopard apabila mengetikan sesuatu akan ada beberapa selang jeda sebelum muncul hasil pencarian. Sekarang, hasil pencarian langsung muncul.</p>
<p>Aplikasi-aplikasi pihak ketiga yang saya sering pakai semuanya berfungsi dengan baik dikarenakan para pengembang sudah menyediakan update Snow Leopard sebelum tanggal rilis.</p>
<p>Pada tulisan selanjutnya, saya akan mengulas detil-detil kecila perubahan yang terjadi pada Snow Leopard. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.makemac.com/2009/09/upgrade-ke-snow-leopard/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Snow Leopard Keluar Hari Jumat</title>
		<link>http://www.makemac.com/2009/08/snow-leopard-keluar-hari-jumat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=snow-leopard-keluar-hari-jumat</link>
		<comments>http://www.makemac.com/2009/08/snow-leopard-keluar-hari-jumat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 01:41:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuswanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[snow leopard]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.makemac.com/?p=3235</guid>
		<description><![CDATA[ Ternyata rumor mengenai Snow Leopard keluar lebih awal menjadi kenyataan. Apple mengeluarkan sebuah pengumuman resmi mengenai jadwal rilis Snow Leopard. Mulai tadi malam Snow Leopard sudah bisa dipesan melalui Apple Store Online Indonesia.Kali ini packaging DVD terlihat berbeda dengan packaging sebelumnya, tanpa tanda X besar. Lagi-lagi gambar yang beredar di situs Mac sebelumnya merupakan gambar aktual.
Snow Leopard hanya bisa ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/08/SnowLeopard.jpg" border="0" alt="SnowLeopard.jpg" width="125" height="133" align="left" /> Ternyata rumor mengenai Snow Leopard keluar lebih awal menjadi kenyataan. Apple mengeluarkan <a href="http://www.apple.com/pr/library/2009/08/24macosx.html">sebuah pengumuman resmi</a> mengenai jadwal rilis Snow Leopard. Mulai tadi malam <a href="http://store.apple.com/id/product/MC223?mco=NzgxMTI1NA">Snow Leopard</a> sudah bisa dipesan melalui Apple Store Online Indonesia.<span id="more-3235"></span>Kali ini packaging DVD terlihat berbeda dengan packaging sebelumnya, tanpa tanda X besar. Lagi-lagi gambar yang beredar di situs Mac sebelumnya merupakan gambar aktual.</p>
<p>Snow Leopard hanya bisa di install di Mac yang berprosesor Intel. Snow Leopard atau Mac OS X 10.6 merupakan penyempurnaan dari Leopard dalam hal efesiensi, stabilitas dan keamanan sistem. Secara signifikan tidak banyak yang berubah, yang paling kentara adalah perubahan antar muka QuikTime dengan jendela berwarna hitam.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 469px"><a href="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/08/SnowLeopard_screenshot.jpg"><img class="  " src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/08/SnowLeopard_screenshot.jpg" alt="SnowLeopard_screenshot.jpg" width="459" height="289" /></a><p class="wp-caption-text">Screenshot Quicktime di Snow Leopard</p></div>
<p>Bagi Anda yang masih menggunakan Tiger, Anda juga bisa upgrade langsung ke Snow Leopard dengan membeli <a href="http://store.apple.com/id/product/MACBOX-101801?mco=NzgxMDg0MQ">Mac Box Set</a>, di dalamnya terdapat Snow Leopard, iLife &#8217;09 dan iWork &#8217;09. Tidak ada biaya kirim, begitu juga apabila memesan Snow Leopard sekarang.</p>
<p>Sudah tidak sabar menggunakan Snow Leopard, silakan pesan sekarang, selagi tidak bebas biaya kirim. Belum pernah membeli lewat Apple Store Online Indonesia? Baca petunjuk kami tentang <a href="http://www.makemac.com/2009/04/pengalaman-belanja-di-apple-store/">pengalaman belanja di sana</a>. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.makemac.com/2009/08/snow-leopard-keluar-hari-jumat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dekstop Geek yang Keren</title>
		<link>http://www.makemac.com/2009/08/dekstop-geek-yang-keren/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dekstop-geek-yang-keren</link>
		<comments>http://www.makemac.com/2009/08/dekstop-geek-yang-keren/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 04:05:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuswanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial & Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Desktop]]></category>
		<category><![CDATA[Kostumisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.makemac.com/?p=3204</guid>
		<description><![CDATA[Bulan lalu kami mengadakan kontes kostumisasi kontes, dan memilih 3 pemenang. Kali ini Andi Suwito yang memanfaatkan GeekTool sebagai pemanis dan penyedia informasi sistem.

Ya, akan saya ceritakan sedikit cerita mengenai desktop yang saya usung kemarin.
Awalnya saya sangat tertarik dengan informasi mengenai proses program yang sedang berjalan di CPU, informasi cuaca, informasi ruang harddisk, informasi file dalam suatu folder, dan lain sebagainya. Kebetulan saya memang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2902" title="desktop_contest" src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/07/desktop_contest.jpg" alt="desktop_contest" width="128" height="128" />Bulan lalu kami mengadakan kontes kostumisasi kontes, dan memilih 3 pemenang. Kali ini Andi Suwito yang memanfaatkan GeekTool sebagai pemanis dan penyedia informasi sistem.<span id="more-3204"></span><br />
<a title="Apr28th2009 by Andi Suwito, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/40082592@N08/3677311831/"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2301/3677311831_bbe530fba6.jpg" alt="Apr28th2009" width="500" height="313" /></a></p>
<p>Ya, akan saya ceritakan sedikit cerita mengenai desktop yang saya usung kemarin.</p>
<p>Awalnya saya sangat tertarik dengan informasi mengenai proses program yang sedang berjalan di CPU, informasi cuaca, informasi ruang harddisk, informasi file dalam suatu folder, dan lain sebagainya. Kebetulan saya memang senang hal-hal yang berbau informasi cepat saji (bukan cuma makanan aja lho<br />
yang cepat saji).</p>
<p>Kemudian saya search di google mengenai cara membuatnya agar dapat tampil di desktop Mac OS X. Kemudian saya menemukan sebuah program yang bernama <a href="http://projects.tynsoe.org/en/geektool/">GeekTool</a>, kemudian dari situ saya mengunduh program GeekTool tersebut.</p>
<p>GeekTool adalah sebuah program kecil yang terikat pada System Preferences Mac OS X. Sehingga untuk mengkostumisasi desktop kita perlu membuka System Prefernces terlebih dahulu. Kita dapat memilih 3 buah tipe perintah yang akan ditampilkan di desktop, yaitu menampilkan isi file text,<br />
gambar, dan Terminal Command.</p>
<p>Versi GeekTool yang tampil di desktop yang saya usung ini adalah versi 1 yang merupakan versi awal yang masih sangat sederhana dan memiliki cara pengimplementasian yang belum<br />
begitu praktis. Dan lagi program GeekTool versi awal ini juga memakan ruang memori yang tidak sedikit dan menyebabkan proses kerja CPU menjadi lebih cepat dan akhirnya Fan pun<br />
berputar dengan amat kencang.</p>
<p>Akan tetapi, oleh sang pengembang, sekarang GeekTool telah dibuat sangat user-friendly atau mudah dipakai oleh para penggunanya. Pula tidak memakan memori hingga membuat CPU bekerja extra yang menyebabkan kipaspun berputar amat kencang, malah, sekarang ini GeekTool dapat saya katakan<br />
bekerja sangat smooth di Mac OS X.</p>
<p>GeekTool yang terbaru dari semenjak tulisan ini saya buat adalah versi3.0 RC5.</p>
<p>Dalam desktop yang saya usung dalam perlombaan yang diadakan Make Mac  adalah bertema &#8216;kesederhanaan&#8217;. Di tengah-tengah logo Apple, ada 2 buah kotak, di atas dan di<br />
bawah. Kotak atas saya buat dengan GeekTool yang saya gunakan sebagai peletak drive icons. Sedangkan kotak yang di bawah adalah kotak yang menampilkan perintah<br />
terminal &#8216;top&#8217;. Kemudian tidak ketinggalan saya sertakan pula tanggal dan waktu di sebelah kiri dan kanan atas desktop.</p>
<p>Untuk icon di desktop dan Dock memang sengaja tidak saya ubah karena sesuai dengan temanya, yaitu tentang &#8217;kesederhanaan&#8217;, sehingga dibiarkan begitu saja, apa adanya.</p>
<p>Kemudian wallpaper saya dapatkan di <a href="http://www.usingmac.com">UsingMac</a>. Dan terkadang saya juga banyak<br />
mendapatkan wallpaper yang bagus-bagus di <a href="http://www.deviantart.com">DeviantArt</a>.</p>
<p>Saya senang meng-capture desktop di Mac OS X saya. Karena setiap bulan pasti saya customize ulang. Sehingga sayang bila diubah tapi tidak meninggalkan jejak kenangan yang keindahannya masih dapat dinikmati. Untuk desktop yang saya capture dapat dilihat di <a href="http://www.flickr.com/photos/40082592@N08/">album flickr saya</a>.</p>
<p>Terima kasih kepada panitia yang telah memilih desktop saya. Terima kasih hadiahnya. Cukup berguna. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.makemac.com/2009/08/dekstop-geek-yang-keren/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Black &amp; White Workspace</title>
		<link>http://www.makemac.com/2009/08/black-white-workspace/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=black-white-workspace</link>
		<comments>http://www.makemac.com/2009/08/black-white-workspace/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 03:00:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuswanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial & Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Desktop]]></category>
		<category><![CDATA[Kostumisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.makemac.com/?p=3197</guid>
		<description><![CDATA[Bulan lalu kami mengadakan kontes kostumisasi kontes, dan memilih 3 pemenang. Mulai hari ini para pemenang akan mengungkapkan bagaimana mereka merubah desktopnya, dan apa saja yang mereka gunakan. Kali ini Monika Halim (Momo) yang bekerja sebagai desainer mengungkapkan Black &#38; White workspace yang minimalistik.
Tampilan Desktop Black &#38; White

Black &#38; White set ini awalnya dimulai dari theme DestroyTwitter yang saya buat sendiri ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2902" title="desktop_contest" src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/07/desktop_contest.jpg" alt="desktop_contest" width="128" height="128" />Bulan lalu kami mengadakan kontes kostumisasi kontes, dan memilih 3 pemenang. Mulai hari ini para pemenang akan mengungkapkan bagaimana mereka merubah desktopnya, dan apa saja yang mereka gunakan. Kali ini <a href="http://www.halomomo.com/">Monika Halim</a> (Momo) yang bekerja sebagai desainer mengungkapkan Black &amp; White workspace yang minimalistik.</p>
<h4><span id="more-3197"></span>Tampilan Desktop Black &amp; White</h4>
<p><a title="black &amp; white workspace by Halomomo, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/honggg/3707668071/"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3494/3707668071_a7aaacff1a.jpg" alt="black &amp; white workspace" width="500" height="297" /></a></p>
<p>Black &amp; White set ini awalnya dimulai dari theme DestroyTwitter yang saya buat sendiri dan ternyata tampilan hitam-putih ini nyaman digunakan. Kemudian style Adium saya pun menyusul, dengan style bawaan yang dikustomisasi jadi hitam-putih juga. Mencoba menggunakan tampilan warna Graphite dan wallpaper sengaja disesuaikan dan berhasil didapatkan melalui Wallcoo.</p>
<p>Pengubahan icon sistem terjadi tanpa sengaja, ikon set Blend sebetulnya sudah beberapa waktu sebelumnya saya temukan tapi teronggok begitu saja di harddisk sampai suatu hari saya mendapatkan CandyBar 2.6.1 dari seorang teman, karena nuansa desktop sedang hitam putih maka ikon set Blend pun saya pilih agar sesuai.</p>
<p>Saya menggunakan MacBook white dan monitor tambahan 19” dan masih bekerja dengan Mac OSX Tiger, layout Adium dan DestroyTwitter selalu saya tumpuk di samping kiri monitor MacBook untuk memudahkan melihat keduanya dan tampak rapi, seluruh kegiatan sosialisasi terjadi di monitor MacBook sedangkan monitor tambahan khusus untuk pekerjaan. Aplikasi yang ada di Dock adalah aplikasi wajib buka setiap hari, atau yang paling sering saya buka. Untuk aplikasi yang lain saya akses menggunakan Quicksilver.</p>
<h4>Theme yang dipakai oleh Momo</h4>
<ul>
<li>DestroyTwitter theme <a href="https://destroytwitter.com/themes/s7">Simply</a></li>
<li>Icon set <a href="http://interfacelift.com/icons-mac/details.php?id=1943">Blend</a></li>
<li>Wallpaper dari <a href=" http://www.wallcoo.net/1440x900/1440x900_puppy_01/html/wallpaper18.html">Wallcoo</a></li>
<li>Tambahan <a href="http://www.makemac.com/2008/11/quicksilver-sebuah-aplikasi-tak-ternilai-harganya/">Quicksilver</a> sebagai aplikasi wajib</li>
</ul>
<p>Terima kasih kepada Momo, yang telah berbagi pengalaman kostumisasi dekstop Mac OS X Tiger. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.makemac.com/2009/08/black-white-workspace/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bikin diam MacBook Pro</title>
		<link>http://www.makemac.com/2009/08/bikin-diam-macbook-pro/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bikin-diam-macbook-pro</link>
		<comments>http://www.makemac.com/2009/08/bikin-diam-macbook-pro/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 01:03:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuswanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[macbook]]></category>
		<category><![CDATA[macbookpro]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.makemac.com/?p=3182</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa MacBook Pro mempunyai masalah suara kipas dan suara &#8220;muuuuuu&#8221; yang berisik. Hal ini banyak terjadi terutama pada versi MacBook dual core generasi awal. Ada banyak trick yang bisa pakai, tapi yang paling mudah adalah dengan aplikasi kecil bernama ShhMBP. Awalnya MacBook Pro saya mendengung kencang seakan-akan mau terbang, walaupun hanya ada 2 aplikasi yang berjalan dan temperature bisa mencapai ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-3185" title="psst_macbook" src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/08/psst_macbook.jpg" alt="psst_macbook" width="117" height="105" />Beberapa MacBook Pro mempunyai masalah suara kipas dan suara &#8220;muuuuuu&#8221; yang berisik. Hal ini banyak terjadi terutama pada versi MacBook dual core generasi awal. Ada <a href="http://discussions.apple.com/thread.jspa?threadID=499045">banyak trick</a> yang bisa pakai, tapi yang paling mudah adalah dengan aplikasi kecil bernama <a href="http://www.macupdate.com/info.php/id/22091">ShhMBP</a>. Awalnya MacBook Pro saya mendengung kencang seakan-akan mau terbang, walaupun hanya ada 2 aplikasi yang berjalan dan temperature bisa mencapai 63ºC. Setelah memakai <a href="http://www.macupdate.com/info.php/id/22091">ShhhMBP</a>, MacBook Pro seringkali diam di 53-56ºC. Hasil yang Anda dapatkan akan bervariasi. Tapi yang jelas, suara berisik seperti suara &#8220;muuuuu&#8221; hilang sama sekali.</p>
<p>Walaupun aplikasi ini menggunakan patch kernel, tapi tidak berbahaya, karena bisa di unsitall dengan mudah. Lihat petunjuk uninstall ketika menginstall ShhhMBP.</p>
<p>Jangan lupa restart setelah install. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.makemac.com/2009/08/bikin-diam-macbook-pro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bersihkan Mighty Mouse dengan koas lukis</title>
		<link>http://www.makemac.com/2009/08/bersihkan-mighty-mouse-dengan-koas-lukis/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bersihkan-mighty-mouse-dengan-koas-lukis</link>
		<comments>http://www.makemac.com/2009/08/bersihkan-mighty-mouse-dengan-koas-lukis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 01:40:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuswanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial & Tips]]></category>
		<category><![CDATA[mighty mouse]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.makemac.com/?p=3177</guid>
		<description><![CDATA[Tahun lalu kami telah menuliskan sebuah tutorial tentang membuka MightMouse untuk membersihkan debu yang ada di dalam bola scrollbar. Semenjak saya memakai Might Mouse nirkabel, saya menemukan sebuah cara untuk membersihkan debu yang nyangkut di dalam bola scrollbar tanpa harus menghancurkan Mighty Mouse.Yang Anda butuhkan hanyalah sebuah koas lukis yang sudah rusak. Pilihlah sebuah koas yang agak keras, jangan koas ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/06/mighty-mouse.jpg" alt="" align="left" />Tahun lalu kami telah menuliskan <a href="http://www.makemac.com/2008/11/membersihkan-scroll-ball-mighty-mouse/">sebuah tutorial tentang membuka MightMouse</a> untuk membersihkan debu yang ada di dalam bola scrollbar. Semenjak saya memakai Might Mouse nirkabel, saya menemukan sebuah cara untuk membersihkan debu yang nyangkut di dalam bola scrollbar tanpa harus menghancurkan Mighty Mouse.<span id="more-3177"></span>Yang Anda butuhkan hanyalah sebuah koas lukis yang sudah rusak. Pilihlah sebuah koas yang agak keras, jangan koas cat air yang lembut. Karena rambut koas tersebut harus cukup kuat mendorong debu-debu yang menempel di bagian dalam.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 545px"><img src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/08/tekan_mouse.jpg" alt="tekan_mouse.jpg" width="535" /><p class="wp-caption-text">disinilah</p></div>
<p>Tekan koas ke sela-sela tipis antara bola dan dinding Might Mouse, kemudian tekan dan putar bola scrollbar. Lakukan terus menerus, apabila di dalamnya kotor kotoran bisa terdorong keluar dari bola. Bersihkan lah dengan tisu atau lap basah.</p>
<p>Lakukan berulang-ulang sampai dirasakan cukup dan bola scrollbar berfungsi kembali. Sebaiknya kegiatan bersih-bersih seperti ini dilakukan berkala untuk menghindari macet total.</p>
<p>Semoga berguna bagi Anda pengguna Mighty Mouse, dan apabila Anda ragu bagaimana cara setup Mighty Mouse <a href="http://www.makemac.com/2009/06/cara-setup-mouse-nirkabel/">kami sudah punya tutorialnya</a>. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.makemac.com/2009/08/bersihkan-mighty-mouse-dengan-koas-lukis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apabila Mac OS X DHCP Salah Alamat IP</title>
		<link>http://www.makemac.com/2009/07/apabila-mac-os-x-dhcp-salah-alamat-ip/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=apabila-mac-os-x-dhcp-salah-alamat-ip</link>
		<comments>http://www.makemac.com/2009/07/apabila-mac-os-x-dhcp-salah-alamat-ip/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 03:09:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuswanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[OS X]]></category>
		<category><![CDATA[Pemecahan Masalah]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial & Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Masalah]]></category>
		<category><![CDATA[networking]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.makemac.com/?p=2962</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu saya setup Airport Extreme, setelah selesai setup Mac selalu mendapatkan alamat IP salah terus. Walaupun alamat IP di set ke manual, Mac OS X tetap tidak bisa terhubung ke router. Entah apa yang salah, akhirnya selidik punya selidik melalui Google, menemukan sebuah solusi jitu. 
Permasalahannya karena Firewall yang membuat Mac OS X tidak bisa terhubung ke ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/07/networkdiagnostic.jpg" border="0" alt="networkdiagnostic.jpg" width="128" height="128" align="left" />Beberapa hari yang lalu saya setup Airport Extreme, setelah selesai setup Mac selalu mendapatkan alamat IP salah terus. Walaupun alamat IP di set ke manual, Mac OS X tetap tidak bisa terhubung ke router. Entah apa yang salah, akhirnya selidik punya selidik melalui Google, menemukan sebuah solusi jitu. <span id="more-2962"></span><br />
Permasalahannya karena Firewall yang membuat Mac OS X tidak bisa terhubung ke router. Menurut <a href="http://www.lockergnome.com/it/2009/02/09/mac-dhcp-wireless-connection-broken-with-self-assigned-ip-address/">LockerGnome</a>, apabila Anda memiliki masalah yang sama dengan saya, buanglah berkas ini.</p>
<p><code>/Library/Preferences/com.apple.alf.plist</code></p>
<p><code>/Library/Preferences/com.apple.airport.preferences.plist</code></p>
<p>Setelah itu silakan <em>log-out</em> atau <em>restart</em>, Mac OS X akan mendapatkan alamat IP yang benar kembali. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.makemac.com/2009/07/apabila-mac-os-x-dhcp-salah-alamat-ip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mac dan &#8216;Parental Controls&#8217; bagi Anak</title>
		<link>http://www.makemac.com/2009/06/mac-dan-parental-controls-bagi-anak/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mac-dan-parental-controls-bagi-anak</link>
		<comments>http://www.makemac.com/2009/06/mac-dan-parental-controls-bagi-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 09:27:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harry</dc:creator>
				<category><![CDATA[OS X]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial & Tips]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.makemac.com/?p=2881</guid>
		<description><![CDATA[Saya dan istri saya &#8211; mungkin adalah orang tua yang &#8216;cukup liberal&#8217; dalam hal mengijinkan anak menggunakan komputer dan internet. Adrian &#8211; sekarang 7 tahun, sudah mengenal komputer sejak umur 3 tahun, saya buatkan email pada umur 4 tahun dan sekarang sering mengisi waktu dengan bermain internet. Mulai dari Playhouse Disney, Cartoon Networks, Facebook sampai Google Earth. Adiknya Anissa &#8211; ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/06/parental_controls_icons.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2894" title="parental_controls_icons" src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/06/parental_controls_icons.jpg" alt="parental_controls_icons" width="129" height="127" /></a>Saya dan istri saya &#8211; mungkin adalah orang tua yang &#8216;cukup liberal&#8217; dalam hal mengijinkan anak menggunakan komputer dan internet. Adrian &#8211; sekarang 7 tahun, sudah mengenal komputer sejak umur 3 tahun, saya buatkan email pada umur 4 tahun dan sekarang sering mengisi waktu dengan bermain internet. Mulai dari Playhouse Disney, Cartoon Networks, Facebook sampai Google Earth. Adiknya Anissa &#8211; 2.5 tahun, sudah saya reserve-kan alamat email sejak umur 1 tahun, sekarang juga sudah mulai ikut2an mengunjungi website Playhouse Disney, Dibo, Word World atau Barneys. Selain &#8216;agak liberal&#8217;, mungkin juga ini karena saya bekerja dari rumah dan pekerjaan sehari2 saya yang tidak terlepas dari komputer dan internet. :)</p>
<p>Setiap orangtua pasti punya kebijakan dan aturan masing-masing dalam mengijinkan anak menggunakan komputer dan internet. Namun di jaman seperti sekarang rasanya susah untuk melarang anak secara total untuk tidak menggunakannya. Jadi bila Anda seperti saya atau punya anak yang sudah bersekolah di SD dan mengijinkan anak Anda bermain komputer, saran saya bila akan membeli komputer (dan punya dana yang cukup), belilah komputer Mac/Apple</p>
<p><span id="more-2881"></span></p>
<p>Mengapa Mac? Kebetulan saya menggunakan PC (dengan Windows XP) dan Macbook di rumah, dan setelah saya banding2kan, sistem kontrol orangtua (Parental Controls) di Mac jauh lebih mudah dilakukan (bila tidak lebih baik) daripada di Windows XP.</p>
<p>Pada Windows XP, memang Anda bisa membuatkan user login khusus buat anak Anda, akan tetapi secara default, anak anda tetap bisa mengakses folder2 dan file2 penting di komputer Anda. Memang Anda bisa memproteksi dan menge-set folder apa saja yang boleh diakses atau tidak, batasan website apa saja yang boleh dikunjungi, dsb, tapi prosedurnya cukup rumit dan bisa membuat Anda frustrasi sendiri. :)</p>
<p>Berbeda dengan di Mac. Bila anda membuat sebuah user login baru, secara bersamaan pula otomatis folder2 dan file2 Anda tidak akan bisa diakses. Selain itu, otomatis juga Anda akan ditawarkan untuk mengaktifkan Parental Controls untuk proteksi anak.</p>
<p>Berikut ini tampilan screenshot Parental Controls tersebut:</p>
<h2>System</h2>
<p><img class="alignnone size-large wp-image-2882" src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/06/picture-1-530x518.jpg" alt="System" width="530" height="518" /></p>
<p>Pada tab <em>System</em> Anda bisa mengatur sistem file manager (Finder) dan aplikasi apa saja yang boleh di akses dengan memberikan checkmark pada list aplikasi.</p>
<h2>Content</h2>
<p><img class="alignnone size-large wp-image-2885" src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/06/picture-2-530x518.jpg" alt="Content" width="530" height="518" /></p>
<p>Pada tab <em>Content</em>, Anda bisa mengatur agar sistem secara otomatis memproteksi dari website2 dewasa atau menentukan website apa saja yang boleh dikunjungi oleh anak Anda.</p>
<h2>Mail &amp; iChat</h2>
<p><img class="alignnone size-large wp-image-2886" src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/06/picture-3-530x518.jpg" alt="Mail &amp; iChat" width="530" height="518" /></p>
<p>Anda juga bisa mengatur alamat email apa saja yang boleh dikirimkan email atau siapa saja yang boleh <em>chatting</em> dengan anak Anda pada tab <em>Mail &amp; iChat</em>. Sistem juga bisa otomatis memperingatkan bila anak Anda melanggar aturan tersebut. :)</p>
<h2>Time Limits</h2>
<p><img class="alignnone size-large wp-image-2887" src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/06/picture-4-530x518.jpg" alt="Time Limits" width="530" height="518" /></p>
<p><em>Time Limits</em> adalah fitur yang menarik dan penting. Di sini Anda bisa mengatur berapa jam dalam satu hari komputer boleh digunakan oleh anak Anda (baik hari biasa ataupun weekend). Bila melebihi dari waktu yang ditentukan, <strong>otomatis komputer tidak akan bisa diakses</strong> oleh mereka. Sebagai tambahannya, selain durasi menggunakan komputer, Anda juga bisa mengatur <strong>kapan anak Anda boleh menggunakannya.</strong></p>
<h2>Logs</h2>
<p><img class="alignnone size-large wp-image-2888" src="http://www.makemac.com/wp-content/uploads/2009/06/picture-6-530x518.jpg" alt="Logs" width="530" height="518" /></p>
<p>Tab terakhir yaitu <em>Logs</em> akan berisi &#8216;laporan&#8217; aktivitas anak Anda dalam menggunakan komputer yang bisa Anda cek dari waktu ke waktu. Seperti terlihat, aktivitas browsing Adrian berkisar antara aplikasi Farm Town, Pet Society dan Street Racing di Facebook. :)</p>
<p>Tentu saja sebaiknya kita sebagai orangtua selalu mendampingi anak saat mereka menggunakan komputer atau internet. Namun bila itu sulit untuk dilakukan karena kesibukan kita, ada baiknya mempertimbangkan Mac saat akan membeli komputer buat mereka karena dengan menggunakan Mac, sedikit banyak kita bisa merasa aman dengan fitur Parental Controls-nya. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.makemac.com/2009/06/mac-dan-parental-controls-bagi-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

