Tahun Baru, Arah Baru Untuk Apple
Tahun 2009 akan menjadi tahun yang penuh kejutan bagi pecinta produk Apple. Saya katakan begitu karena beberapa hal yang terjadi dalam tiga tahun belakangan ini. Diawali dengan transisi dari prosesor PowerPC ke Intel, Apple mengambil langkah-langkah yang pada awalnya bisa dianggap tidak masuk akal namun jika ditinjau lebih jauh, efek dari keputusan tersebut seperti sebuah bola salju yang terarah. Tindakan mengejutkan yang terbaru adalah terkuaknya rahasia bahwa Apple telah membeli sebagian kecil saham Imagination Technologies, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan grafis untuk peralatan mobile serta menjadi pemegang lisensi yang cukup luas untuk pengaplikasian teknologi tersebut.
Walaupun beberapa tindakan Apple mengejutkan dan tidak masuk akal, ada pola yang sangat jelas terlihat dari tindakan-tindakan tersebut terutama jika dilihat beberapa bulan atau bahkan tahun kemudian. Mari kita telaah beberapa diantaranya.
Transisi prosesor
Perpindahan dari PowerPC ke Intel dan pengakuan bahwa Apple sejak pertama kali mengembangkan Mac OS X selalu memiliki varian yang bekerja dengan prosesor Intel membuka mata para pengamat lebih lebar dari sebelumnya. Jika Apple mampu mengembangkan OS X sebagai sistem yang dapat dijalankan baik di teknologi PowerPC maupun x86, apa yang menghentikan mereka untuk menjalankan OS X di teknologi prosesor lain?
Mungkin perlu juga diingat bahwa OS X adalah sistem operasi yang diolah berdasarkan teknologi yang dikembangkan oleh NeXT Computer dalam bentuk NEXTSTEP. Seperti kita tahu, NeXT Computer adalah perusahaan komputer yang didirikan dan dipimpin oleh Steve Jobs pada tahun 1985 setelah dia keluar dari Apple. Level teknologi dan kemampuan NEXTSTEP pada awal 1990-an sudah menyerupai apa yang kita sekarang lihat dalam bentuk Mac OS X. Kejeniusan Avie Tevanian sebagai pimpinan pengembang NeXT pada saat itu masih tersirat pada Mac OS X Leopard. NEXTSTEP 3.1 dapat dijalankan di atas teknologi IBM PowerPC maupun Intel x86 dan juga beberapa jenis prosesor lainnya.
Berbagai elemen yang terdapat pada masa itu masih digunakan dan disempurnakan sampai saat ini oleh Apple, yang pada tahun 1996 membeli NeXT secara penuh dan memboyong Steve Jobs kembali ke Apple.
Dengan akar NeXT, Apple bebas melakukan uji coba teknologi mereka dengan jenis prosesor apapun yang menurut mereka pantas dan cocok untuk menjalankan Mac OS X. Buktinya dapat kita lihat di iPhone dan iPod touch yang menjalankan OS X sebgai sistem operasinya.
Dengan dibelinya Palo Alto Semiconductor, sebuah butik perancang prosesor, oleh Apple, semakin luas kemungkinan rancangan dan kemampuan perangkat yang dapat dihasilkan oleh tim Cupertino dengan basis OS X.
Transisi iPod
Apple merilis iPod pada tahun 2001 sebagai perangkat pemain musik yang ringkas, padat, sederhana dan mudah digunakan. Dalam jangka waktu satu tahun, produk yang awalnya dicerca dan dilecehkan ini berhasil merenggut lebih dari 70% pasar pemain musik digital dan dengan diluncurkannya iTunes Music Store, menjadi gadget yang semakin mendominasi industri musik digital. Perangkat yang mendapat gelar American Icon dari majalah Rolling Stones ini merajalela dengan berbagai macam variannya yang terdiri dari iPod shuffle, iPod mini yang kemudian digantikan oleh iPod nano, iPod touch dan iPod classic. Untuk iPod classic, Apple menamakan kembali seluruh model iPod ukuran standard yang berbasis hard disk sebagai iPod classic ketika memperkenalkan generasi ke enamnya pada September 2007.
Era iPod sebagai pemain musik sudah berlalu. Kaget? iPod memang tetap menjadi pemain musik digital yang sangat populer namun dengan adanya iPhone dan iPod touch, fokus tidaklah lagi berada pada musik. Musik telah menjadi tulang belakang dari gadget yang kita kenal sebagai iPod dan masih menjadi pendukung yang terkuat namun bukan lagi “Killer app”.
Killer app iPod kini adalah aplikasi. Lebih dari 10 ribu aplikasi telah tersedia pada iTunes App Store yang pertama kali dibuka pada tanggal 10 Juli 2008 termasuk di Indonesia, dan Apple mencatat jutaan unduhan setiap harinya.
Memang sebagian besar penjualan iPod masih dalam bentuk iPod nano terutama karena bentuknya sangat praktis dan harganya yang jauh lebih terjangkau namun masa depan iPod berada pada iPod touch yang berisi iPhone OS. Bukan kejutan jika iPod classic akan menemui ajalnya di akhir tahun 2009 sebagai iPod berbasis hard disk terakhir. Situasi ini mirip seperti yang terjadi pada iPod classic generasi ke 4 ketika mereka menawarkan satu model iPod classic monochrome diantara dua model iPod classic photo. Pada pembaruan model berikutnya, iPod monochrome dipensiunkan.
Transisi Perusahaan
Terhitung Januari 2007 Apple tidak lagi bernama Apple Computer Inc. namun Apple Inc. Awalnya banyak yang berangggapan bahwa Apple tidak lagi akan berkonsentrasi ke Mac dengan ditanggalkannya kata Computer dari nama perusahaan, namun mereka yang berkata seperti itu dapat dibilang kurang mengenal Apple.

Apple memang sebuah perusahaan publik yang cukup besar dengan kewajiban dan kepentingan yang sama dengan perusahaan lain namun Apple memiliki kebiasaan melakukan hal-hal yang tidak diperkirakan sebelumnya. Contoh paling jelas adalah penanggalan kata Computer tadi. Walaupun tanpa kata Computer, Mac tetap memegang peranan penting bagi Apple yang kini memiliki tiga pilar hardware yang cukup kuat yaitu Mac, iPhone dan iPod, selain itu Apple memiliki OS X yang menjadi landasan sistem operasi untuk Mac, iPhone, iPod touch, dan Apple TV. Apple juga memiliki iTunes Store yang diperkuat oleh App Store. Wajar jika Apple mulai merambah ke dunia di luar Mac karena Mac sudah dapat berdiri sendiri tanpa harus diawasi seperti di masa-masa sebelumnya. Tahun ini Apple untuk pertama kalinya menjual hampir 10 juta Mac di seluruh dunia.
Dengan sekitar 300 outlet AppleStore di Amerika Utara, Eropa, Jepang dan Australia, Apple memiliki keberadaan yang cukup dominan di dunia retail, terutama di pasar teknologi. Ini menjadi salah satu dasar keputusan untuk menarik diri dari pameran akbar Macworld Conference & Expo yang biasa diadakan pada bulan Januari setiap tahunnya.
Apple CEO Steve Jobs pada tahun 2005 mengatakan bahwa setiap minggunya jumlah pengunjung AppleStore mencapai satu juta orang atau 20 kali jumlah pengunjung Macworld Expo. “Seperti mengadakan 20 Macworld Expo”, ujar Jobs pada saat itu. Sebuah pernyataan yang memiliki arti yang cukup besar ketika Apple mengumumkan pada pertengahan Desember 2008 bahwa mereka tidak akan lagi hadir sebagai peserta Macworld Expo terhitung 2010 dan Phil Schiller akan menjadi pembicara keynote pada Macworld Expo 2009. Perubahan yang cukup drastis jika mengingat bahwa sejak 1997 Steve Jobs selalu hadir sebagai pembicara utama pada Macworld Expo.
Walau begitu sadarkah Anda bahwa Apple semakin sering mengadakan pengumuman produk di waktu yang mereka tentukan sendiri? iPod misalnya setiap tahun sejak 2005, lalu MacBook di kuartal kedua 2006, iMac di tahun 2007, MacBook aluminium, dan lain lain.
Lalu bagaimana dengan 2009 sendiri?
Dari sisi produk, walaupun Apple telah menggunakan prosesor Intel untuk Mac, menggantikan PowerPC, tidak berarti mereka menjadi lebih mudah ditebak. Penggunaan prosesor mungkin dapat semakin diperkirakan namun siapa menyangka Apple akan memilih menggunakan chipset dan chip grafis Nvidia untuk seluruh notebooknya sejak November kemarin dan menyatakan bahwa kerjasama baru ini dengan Nvidia baru saja dimulai? Tidak mengherankan jika Apple melompat dari chipset Intel ke Nvidia untuk seluruh produk Mac. Dengan teknologi OpenCL di Snow Leopard, OS X akan mulai merangkul Graphical Processing Unit sebagai prosesor tambahan untuk kebutuhan umum.
Dari sisi konsumer elektronik, iPod touch pada liburan Natal menjadi top seller di antara seluruh produk iPod pada Amazon.com dan tingginya penjualan iPod touch ini membantu mendongkrak penjualan aplikasi melalui App Store. iPhone 3G menyambangi Blackberry sebagai smartphone terpopuler setelah Nokia, melampaui target 10 juta penjualan selama 2008. Ini termasuk pertanda awal bahwa iPod dalam bentuk lama, iPod classic dan iPod nano akan mulai ditinggalkan.
Pendapatan yang berasal dari App Store begitu besar sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa Apple akan semakin mendorong penggunaan App Store selama 2009 apalagi setelah iPod touch diposisikan bukan sebagai pemain musik dan film belaka namun sebagai mobile entertainment device yang komprehensif.
AppleTV sebagai produk “hobi” Apple masih sangat kurang dikembangkan. Namun terlihat dengan tidak adanya Blu-Ray pada Mac terbaru dan Apple menyatakan bahwa Blu-Ray masih terlalu mahal untuk diterapkan di Mac, dipadukan dengan penjualan film dan serial TV melalui iTunes Store, Apple kelihatannya tidak terlalu tertarik dengan Blu-Ray. Apple di tahun 2009 akan semakin berkonsentrasi dengan konsep digital delivery untuk multimedia entertainment. Teknologi piringan optik dianggap teknologi masa lalu dengan masa depan yang kurang fleksibel.
Netbook? Who knows. Sekali lagi, bukan tidak mungkin namun saya lebih percaya bahwa Apple akan menciptakan sebuah perangkat multi-touch dengan layar sedikit lebih besar dari iPhone, mungkin 5-inci, dengan pengembangan sistem yang menyerupai iPhone OS dan jalur distribusi aplikasi melalui App Store. iPhone dan iPod touch-pun sebenarnya hanya butuh software update untuk copy & paste dan satu suite office (iWork mobile?) untuk menjadikannya kandidat pesaing netbook.
Akankah terjadi di tahun 2009? Kita hanya bisa menunggu. Apapun yang akan Apple umumkan di tahun depan akan menjadi terobosan baru yang tentunya sangat berjiwa Apple.
Selamat tahun baru, see you in 2009!








Sebenarnya saya malah agak ragu apakah Apple akan meluncurkan sesuatu yang baru di 2009. Beberapa produk yang baru diluncurkan sepertinya akan tersakiti jika ada produk lain yang muncul. Apalagi jika fungsinya agak overlap: “netbook” — di atas iPhone 3G tapi di bawah macbook air.
Tapi, kalau ingin insist dengan prediksi 5″, saya lebih suka menebak: a better Kindle ;)
Nope. Apple ga akan merilis hardware sekedar PDF reader. Pointless, percuma dan buang-buang waktu. iPhone & iPod touch are pdf readers already. Tinggal tambah aplikasi.
@Aulia: Ya saya juga bependapat begitu. Netbook juga gak akan ada, karena MacBook sudah cukup portable.
Justru yang saya penasaran adalah iMac baru. iMac sekarang komputer desktop dengan hardware mobile, terasa kurang gagah.
tetap bermimpi kejatuhan ModBook :)
memang apple ga ada matinya.. :wink:
@kuswanto
iMac akan tetap menjadi desktop dengan prosesor mobile karena dari awal memang begitu. Waktu kumpul bareng Intel di kantornya, mereka bilang bahwa prosesor mobile adalah prosesor mainstream yang diarahkan juga ke desktop kelas menengah-bawah. Pertimbangannya ya harga prosesor itu sendiri. Core 2 Extreme masih di atas $800 dan nantinya transisi ke Core i7. Core 2 Quad mobile sudah keluar dan tahun 2009 akan masuk ke mainstream portables.
iMac dengan desktop processor akan jadi terlalu mahal.
iMac is not a powerhouse desktop, it’s a desktop with enough ability to do everything most people need to do. Kalau butuh powerhouse computer ya Mac Pro yang isinya high end processor.
netbook? ah, steve tidak suka keyboard miniature…
tanpa keyboard? ah, masuk akal :D
@Icha Anwar: ModBook mayan berat lho, bisa benjol ntar. Woznak bergabung dengan pembuat modbook siapa tahu ada keuntungannya.
Pingback: Prediksi Web 2009 | NavinoT