How-To

5 Cara Cepat Membedakan iPhone Bekas dan iPhone HDC (Palsu)

Berencana membeli iPhone bekas dalam waktu dekat? Awas, jangan sampai kamu tertipu dengan perangkat iPhone HDC (istilah yang biasa digunakan untuk iPhone palsu alias High Definition Copy). Peredarannya sudah meresahkan dan menelan banyak korban.

Alih-alih mendapatkan harga murah dan beruntung menikmati iPhone bekas, kamu pasti menyesal saat menerima iPhone HDC. Berikut ini info lengkap mengenai iPhone HDC dan cara membedakannya saat kamu membeli iPhone bekas.

Apa Itu iPhone HDC?

Secara sederhana, iPhone HDC adalah ponsel abal-abal, replika atau tiruan yang dibuat menyerupai iPhone. Tidak ada merek yang jelas dari iPhone HDC. Namanya juga tiruan, pasti tidak ingin diketahui aslinya dibuat oleh perusahaan atau pabrikan mana.

Karena bukan produk resmi dari Apple, perangkat HDC pasti menggunakan sistem operasi Android atau lainnya. Namun bodi, kemasan dan tampilan sistem operasi dibuat mirip dengan iPhone. Jika kamu belum pernah menggunakan iPhone sebelumnya, pasti agak kesulitan jika harus membedakan iPhone HDC dan produk asli.

Berikut ini 5 panduan singkat untuk membeli iPhone bekas dan membedakan dengan iPhone HDC.

1. Berat Perangkat dan Detail Bodi

Apple menciptakan perangkat iPhone dengan detail bodi terbaik, termasuk distribusi berat perangkat yang menyeluruh. Perangkat iPhone yang asli pastinya lebih berat dibandingkan iPhone HDC – karena hardware di iPhone HDC yang asal pasang atau baterai ringan.

Bicara detail bodi, kamu bisa merasakan bahan almunium yang halus, warna layar tajam merata dan Home Button yang berfungsi dengan benar. Yaitu klik 1x untuk ke Home, tekan dan tahan untuk Siri, klik 2x untuk multitasking, Home + Power Button untuk screenshot di iPhone lawas dan beberapa fungsi lainnya.

2. Tampilan Homescreen, App Store dan Koneksi ke iTunes

 Kiri: iPhone HDC, Kanan: Tampilan Pengaturan iCloud dari Apple
Kiri: iPhone HDC, Kanan: Tampilan Pengaturan iCloud dari Apple

Karena menggunakan sistem operasi Android yang dimodifikasi sedemikian rupa, iPhone HDC pasti mudah terdeteksi jika kamu jeli. Mulai dari ukuran ikon, font yang digunakan, deretan ikon di Status Bar, notifikasi dan tentunya App Store.

Dari pengalaman saya mendapatkan info seputar iPhone HDC, tampilan App Store bisa dibilang sangat mudah untuk dibedakan dengan iPhone asli. Yaitu daftar aplikasi di App Store yang tidak pernah mendapatkan update dan beberapa ikon yang tidak akan tampil meskipun kamu menggunakan koneksi internet kencang.

Cara tambahan yang dapat kamu lakukan adalah menghubungkan perangkat iPhone ke iTunes di komputer. Jika semua proses Sync, Transfer atau Restore bisa berjalan dengan lancar itu artinya iPhone tersebut asli. Kabarnya saat ini sudah ada beberapa iPhone HDC yang bisa dihubungkan ke iTunes dan terdeteksi, namun tentu saja tidak bisa melakukan Sync atau fitur koneksi lainnya.

3. Masih Ragu? Bongkar!

Jika ada teman atau kerabat kamu yang menawarkan iPhone bekas dan dicurigai sebagai iPhone HDC, bongkar saja sebagai cara paling mudah untuk melihatnya. Kamu bisa melihat jeroan iPhone yang asli di laman iFixit atau website terpercaya lainnya. Jika tampilannya sangat jauh berbeda, bisa dipastikan iPhone tersebut palsu, seperti gambar di atas.

Mungkin solusi membongkar tidak dapat diterima dengan mudah, oleh pihak penjual dan pembeli dalam kesempatan tertentu. Namun jika memang kamu mendapatkan kesempatan tersebut, tidak ada salahnya untuk mencoba. Jika ragu atau tidak punya kemampuan untuk membongkar iPhone sendiri, bawa saja ke teknisi atau teman yang berpengalaman.


Baca Juga:


4. Harga Bukan Patokan Utama

 iPhone 8 Plus, Photo by iFixit1
iPhone 8 Plus, Photo by iFixit

Jika kamu menggunakan harga iPhone bekas sebagai patokan untuk membedakannya dengan iPhone HDC, menurut saya ini kurang tepat. Mengingat para penipu yang menjual iPhone HDC sudah pasti mempertimbangkan “harga wajar” yang bisa diterima oleh orang yang berencana membeli iPhone bekas.

Namun alasan harga tetap bisa kamu andalkan, terutama jika melihat tawaran harga yang jauh sekali dari harga iPhone pada umumnya. Misalkan kamu mendapatkan tawaran harga iPhone 8 Plus 64GB dalam kondisi bekas di tahun 2018, hanya 3 juta saja. Pastinya kamu patut curiga, mengingat iPhone 8 Plus masih sangat baru dan tidak mungkin dijual dalam harga sangat murah.


Baca Juga:


5. Membeli iPhone di Tempat yang Terpercaya

Sama seperti membeli mobil bekas atau barang mewah dalam kondisi bekas pakai lainnya, pastikan kamu hanya membeli di tempat yang terpercaya. Jangan mudah yakin dengan harga murah, beberapa foto yang tampak menarik dan janji manis seputar kondisi barang atau hal lainnya.

Alangkah baiknya jika kamu bisa melihat, memegang dan mencoba iPhone bekas yang akan dibeli untuk memastikan barang tersebut bukan iPhone HDC. Jika tidak bisa karena faktor jua beli online, pastikan kamu mendapatkan cara terbaik untuk mencegah diri sendiri menjadi korban penipuan. Mulai dari menggunakan layanan Ecommerce yang bisa menahan dana pembeli barang sampai barang diterima dan dinyatakan sesuai atau cara lainnya.

Punya Tips Tambahan?

Apakah kamu pernah membeli iPhone bekas dan tertipu alias mendapatkan iPhoen HDC? Punya tips tambahan untuk membedakan iPhone bekas dan iPhone HDC? Bagikan di kolom komentar ya!


(Video) Demo Menyulap iPhone 7 Jadi Punya Storage 512GB


Click to comment
To Top