Mau Make

Apple Merayakan Ulang Tahun iMac ke-20

Tanggal 6 Mei 1988 bertempat di Flint Center, Steve Jobs resmi mengenalkan iMac sebagai komputer desktop terbaru dari Apple. Hari ini Tim Cook mengajak kamu mengenang produk iMac pertama dengan membagikan video dan penjelasan bahwa iMac adalah perangkat yang membut komputer tampil berbeda selamanya.

Kenapa Apple menyebut iMac sebagai komputer yang mengubah dunia? Di tahun 1998, semua komputer desktop diciptakan dengan desain yang kaku. Menggunakan bentuk Tower yang tinggi dan besar, warna kecoklatan (Beige) yang membosankan dan tidak ada unsur seni yang ditampilkan.

Hal ini sangat berbeda dengan iMac G3 yang dikenalkan Steve Jobs. Desainnya adalah sebuah monitor dengan mesin komputer yang langsung ada di dalamnya. Warna yang digunakan juga sangat cantik, menggunakan nama Bondi Blue yang diambil dari warna laut di daerah Australia. Beberapa bagiannya dibuat dengan warna transparan untuk mengajak kamu mengintip bagian dalam iMac setiap saat dengan mudah.

Bahkan iMac G3 bisa disebut sebagai produk yang paling tepat untuk menceritakan kembalinya Steve Jobs ke perusahaan tersebut. Terbukti saat presentasi di Flint Center, iMac menggunakan tampilan layar bertuliskan “hello (again)”. Semua orang pasti akan kembali mengingat bahwa di gedung yang sama, Steve Jobs pernah mengenalkan Mac 1984 dengan tajuk yang sama, “hello”.

Karena kecantikan desainnya, Steve Jobs bahkan menjelaskan bahwa iMac berasal dari “planet lain yang indah”. Desain warna yang sangat menarik tersebut akhirnya diteruskan oleh Apple dalam beberapa edisi iMac G3 berikutnya. Hal ini membuat iMac akhirnya hadir dalam beberapa warna dan menjadikan hal tersebut sebagai kekuatan di iklan mereka. Seperti menggunakan tagline Sorry, no beige, Chic. Not geek, High-technicolor, No artificial colors, The rebirth of cool dan masih banyak lainnya.


Baca Juga:


iMac, Si Penyelamat Apple

Image by. 512 pixels11
Image by. 512 pixels

Bagi kamu yang belum tahu, produk iMac dirilis hanya beberapa bulan setelah Steve Jobs kembali ke Apple. Steve Jobs sebelumnya telah dipecat dari Apple selama 12 tahun dan perusahaann berjalan bagaikan tanpa arah. Beragam jenis produk dirilis saling tumpang tindih, harga yang sangat tinggi dan hutang ratusan juta dollar.

Dibantu Jony Ive sebagai tim desain, Steve Jobs akhirnya mengenalkan iMac dan bisa dibilang produk penyelamat Apple. Penjualan iMac tembus di angka 278 ribu unit dalam 6 bulan pertama. Hingga pada bulan Oktober 2018, Apple membuat laporan keuangan dengan pendapatan $106 juta dalam kuartal keempat. Hal ini membuat Apple untuk pertama kalinya sejak tahun 1995 punya angka keuntungan.

Tidak ingin kehilangan momentum, Apple akhirnya melanjutkan pengembangan iMac G3 dalam beberapa warna. Desain iMac generasi berikutnya juga bisa dibilang lebih cantik lagi dan ringkas. Yaitu sebuah monitor dengan mesin komputer di bagian bawah, lebih dikenal dengan istilah iMac Sunflower karena berbentuk seperti bunga matahari.

Hingga akhirnya di tahun 2004, Apple merilis iMac G5 dengan desain yang sempurna lagi. Yaitu semua mesin dan port input output ada di belakang layar. Bahkan untuk memasukkan DVD, kamu harus meletakkannya secara vertikal dari sisi samping. Desain inilah yang akhirnya terus dibawa oleh Apple dengan beberapa perubahan minor seperti mengubah bahan plastik ke alumunium dan membuat iMac menjadi lebih tipis. Kini di umurnya yang ke 20 tahun, iMac Pro hadir sebagai komputer Mac yang paling bertenaga sepanjang masa.

Saya pribadi sangat mengidolakan perangkat iMac karena desainnya yang tipis dan cantik. Apalagi ukuran layar yang digunakan (21.5 inci dan 27 inci untuk saat ini) dan kualitas speaker di iMac yang tidak pernah mengecewakan, serta kehadiran mouse dan keyboard dalam paket penjualan. Bagaimana dengan kamu, apakah sudah menggunakan iMac? Punya kisah menarik untuk produk iMac G3 atau mungkin generasi iMac lainnya? Bagikan di kolom komentar ya!


1 Dekade MacBook Air, Laptop Paling Tipis yang Dikenalkan Steve Jobs


Selamat Ulang Tahun ke–15, iPod!


Click to comment
To Top