Featured

SanDisk iXpand Base, Cadangkan Data dan Isi Baterai Bersamaan


SanDisk yang sudah diakuisisi WDC sejak awal Maret 2016, masih tetap produktif untuk merilis beragam produk barunya. Salah satu yang memikat tim MakeMac adalah SanDisk iXpand Base. Produk yang diluncurkan pada Desember 2017 di Indonesia ini punya fitur yang unik dan belum pernah ada di lineup mereka. Tim MakeMac sudah mencoba SanDisk iXpand Base selama beberapa pekan dan ingin berbagi review kepada Sahabat MakeMac. Yuk simak langsung!

Mengenal SanDisk iXpand Base

Klik tautan ini jika video di atas tidak muncul.

Jika kamu mengikuti beragam produk iXpand, selama ini SanDisk hanya fokus pada 1 jenis produk saja yaitu kapasitas penyimpanan eksternal untuk melakukan backup data secara mobile atau bisa dibawa ke mana saja.

Namun di SanDisk iXpand Base, fiturnya dibuat berbeda. Yaitu
menggabungkan fitur charging perangkat iPhone yang biasa kamu lakukan di malam hari dengan kemampuan mencadangkan (backup) data.

SanDisk iXpand Base mendukung mode backup data meliputi foto, video dan juga kontak. Setiap malam menjelang tidur atau sedang senggang di kantor, silakan hubungkan SanDisk iXpand Base ke perangkat iPhone dan proses backup akan berjalan otomatis sembari mengisi baterai hingga penuh.

Tampilan dan Fitur Utama


Tampilan SanDisk iXpand Base sangat sederhana dan cocok untuk diletakkan di meja kerja atau meja sebelah tempat tidur. Kamu hanya perlu memastikan di sekitar tempat tersebut ada colokan listrik yang digunakan untuk mengalirkan daya listrik ke SanDisk iXpand Base dan mengisi baterai iPhone. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan Lightning Cable bawaan perangkat iPhone atau gunakan aksesoris dari pihak ketiga yang berguna untuk menghubungkan iPhone ke SanDisk iXpand Base.

Masih membahas tampilan, SanDisk iXpand Base punya slot SD Card di bagian belakang sebagai tempat melakukan backup data. Pengguna juga bisa menghubungkan Lightning Cable di bagian tengah bawah dan melilitkan sisanya di tepian SanDisk iXpand Base. Detail desain ini menurut saya cukup unik dan berhasil dikerjakan sangat rapi oleh tim SanDisk.

Bicara masalah fitur, pengguna SanDisk iXpand Base harus menginstal aplikasi dari SanDisk untuk dapat menggunakan fiturnya secara penuh. Yaitu Backup dan Restore data kontak, foto dan juga video. Tanpa menggunakan aplikasi, kamu hanya dapat menikmati mode charging saja. Yuk kita bahas cara penggunaan dan aplikasi SanDisk iXpand Base!

Cara Menggunakan SanDisk iXpand Base


Untuk menggunakan SanDisk iXpand Base, kamu harus menghubungkan Power Adapter dengan port Micro USB yang ada dalam paket penjualan ke bagian Base. Setelah itu hubungkan Lightning Cable bawaan iPhone (tidak termasuk dalam penjualan) ke port USB di bagian bawah.

Lilit Lightning Cable yang tersisa di tepian SanDisk iXpand Base, selipkan hingga masuk ke bagian dalam. Jika sudah cukup rapi, silakan hubungkan perangkat iPhone yang telah menginstal aplikasi SanDisk iXpand Base ke Lightning Cable tersebut. Berikut ini detail tampilan aplikasi SanDisk iXpand Base:


Aplikasi iXpand Base

Setelah instal Aplikasi iXpand Base dari App Store dan terhubung ke SanDisk iXpand Base, kamu akan mendapatkan beberapa panduan awal penggunaan. Seperti memberikan hak akses ke Camera Roll, kontak dan beberapa hal lainnya.

Pertama-tama silakan akses bagian pengaturan di aplikasi iXpand Base untuk memilih beberapa opsi backup yang dapat kamu kelola. Mulai dari jenis data yang akan dicadangkan (foto, video, kontak), nama folder backup yang akan dibuat di SanDisk iXpand Base serta hak akses ke setiap bagian di iOS (Camera Roll dan Contact).


Masih di bagian pengaturan, kamu juga bisa melihat jumlah kapasitas yang digunakan dan yang tersisa di SanDisk iXpand Base serta perangkat iOS yang digunakan. Mode cepat untuk menghapus semua konten di perangkat iOS yang sudah dicadangkan di SanDisk iXpand Base juga dapat kamu temukan di bagian ini dengan nama Free Up Space.

Bagaimana cara membuat backup di SanDisk iXpand Base? Proses ini akan berjalan secara otomatis setiap kamu menghubungkan perangkat iOS yang sudah instal iXpand Base ke perangkat tersebut via kabel data. Tinggal bukan aplikasi iXpand Base dan proses backup data terbaru akan bekerja. Bahkan proses ini akan tetap berjalan di belakang layar misalkan saat kamu harus membuka aplikasi lain di saat mode backup berlangsung.

Sedangkan untuk cara Restore atau mengembalikan data dari iXpand Base ke perangkat iOS adalah menekan tombol Select di bagian kanan atas. Pilih foto atau video yang ingin kamu kembalikan ke perangkat iOS dari SanDisk iXpand Base dan tekan tombol Restore di bagian bawah. Mudah dan cepat kan!

Sebagai tambahan, SanDisk iXpand Base juga mendukung mode Share Extension untuk membagikan dokumen yang tersimpan di SD Card milik SanDisk iXpand Base ke beragam aplikasi atau layanan yang kamu gunakan. Misalkan beberapa foto liburan yang sudah kamu cadangkan di SanDisk iXpand Base, bisa langsung dikirim menggunakan email atau WhatsApp kepada pengguna lain. Sehingga kamu tidak perlu melakukan langkah Restore dari SanDisk iXpand Base ke perangkat iOS, baru membuka WhatsApp untuk mengirim foto tersebut.

Dibalik beberapa kemudahan yang diberikan, saya masih menemukan beberapa catatan yang bisa diperbaiki oleh tim SanDisk untuk aplikasi iXpand Base. Yaitu mode folder dari Camera Roll yang tidak berlaku di cadangan data. Semua foto disalin dari Camera Roll ke SanDisk iXpand Base sesuai urutan tanggal saja.

Fitur lain yang bisa ditingkatkan adalah keamanan Passcode Lock, Touch ID atau Face ID yang dapat menjadi kunci utama untuk akses aplikasi iXpand Base yang lebih aman. Namun jika menambahkan fitur tersebut, mode cadangkan data secara otomatis di belakang layar akan dikorbankan atau tidak bisa berfungsi.


Baca Juga:


Fitur Tambahan yang Tersedia di SanDisk iXpand Base


Karena disimpan dalam SD Card, awalnya saya merasa kesulitan untuk mengakses data di dalam SanDisk iXpand Base tanpa menggunakan perangkat iPhone. Ya, karena MacBook Air 11 inci yang saya gunakan tidak memiliki slot SD Card seperti di komputer MacBook Pro 13 atau MacBook Pro Retina Display.

Namun ternyata setelah membaca User Manual dari SanDisk iXpand Base, port Micro USB yang ada di bagian belakang ternyata juga bisa berfungsi sebagai metode transfer data. Jadi kamu hanya perlu mempersiapkan kabel Micro USB dari SanDisk iXpand Base ke USB di komputer Mac dan akses SD Card di dalamnya.

Menariknya lagi, aplikasi iXpand Base membuat cadangan data dengan hierarki folder yang tersusun dalam tahun dan bulan yang sangat rapi. Tentunya mode ini cukup menarik dan memudahkan meskipun saya kehilangan susuna folder yang sudah dibuat di aplikasi Photos.

Kini saya bisa mengakses setiap cadangan data dengan rapi lewat Finder saat menghubungkan SanDisk iXpand Base. Misalkan mencari foto di liburan akhir tahun 2017, tinggal hubungkan SanDisk iXpand Base ke perangkat komputer lalu cek folder 2017 – 12-Dec. Praktis dan rapi pastinya.

Pengalaman Menggunakan SanDisk iXpand Base


Saya sudah menggunakan SanDisk iXpand Base selama beberapa minggu dan sangat menikmati mode backup otomatis yang diberikan. Semua data saya bisa dicadangkan secara offline sambil mengisi baterai di malam hari dan tidak perlu membayar biaya internet dan akun cloud service untuk online backup.

Secara tampilan, saya juga menyukai bagian tatakan yang terbuat dari karet tebal dan berteksur, membuat saya merasa aman untuk meletakkan iPhone di bagian atas SanDisk iXpand Base. Mungkin di versi berikutnya akan lebih menarik lagi jika SanDisk iXpand Base tersedia dalam koneksi nirkabel atau mungkin Lightning Cable yang terintegrasi sehingga desainnya menjadi lebih rapi.

Tertarik membeli SanDisk iXpand Base? Aksesoris ini dijual dengan beberapa pilihan storage SD Card yaitu 32GB (783.000), 64GB (1.105.000), dan 128GB (1.523.000) dengan garansi 2 tahun.


WD My Passport Wireless Pro, Cadangkan Data Kapan Saja dengan Koneksi Nirkabel


Click to comment
To Top