Miscellaneous

Tim Cook Cerita Pengalaman Berharga di Hadapan Mahasiswa Oxford University

Tim Cook

Tim Cook

Kegiatan CEO Apple Tim Cook di Eropa ternyata cukup banyak. Seusai berkunjung sejumlah perusahaan kecil dan bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron, bos Apple tersebut lanjut bertolak ke Oxford University di Inggris.

Sebagaimana dilaporkan MacRumors, Tim Cook berkunjung ke Oxford University dalam rangka menghadiri pembukaan The Oxford Foundry, yaitu ruang inovasi yang terbuka semua mahasiswa Oxford University.

Sebelum The Oxford Foundry resmi dibuka, Tim Cook dengan hormat diminta untuk memotong pita di lokasi tersebut. Tidak lama, dia dan pihak universitas duduk untuk sesi tanya jawab dengan para mahasiswa, profesor, dan anggota civitas lainnya.

Tim Cook memulai pembicaraan dengan menceritakan pengalaman hidupnya dalam mencari pekerjaan setelah lulus kuliah dan akhirnya bekerja untuk Apple. Dia mengatakan mencari pekerjaan yang disukainya yang merupakan tujuan awalnya.

Namun Tim Cook sadar, tujuan hidup bukanlah untuk mencintai pekerjaan, akan tetapi melayani umat manusia secara luas. Hasil dari itu artinya kamu mencintai pekerjaanmu. Setelah bekerja berganti-ganti perusahaan, dia memutuskan bekerja di Apple meskipun keputusannya tidak mudah. Namun di sana, dia menemukan nilai dan pekerjaan berjalan selaras.

“I wanted to love the work I did,” he said. “I no longer have that goal.”

I realized the purpose of life wasn’t to love your job, it was to serve humanity in a broad way. And the outcome of doing that would mean you love your job. I realized I wasn’t in a place to do that, so sometime thereafter, I switched companies.

It was only after joining Apple where my values and my work aligned, and that has made all the difference for me.

Tim Cook pun meberikan nasihat kepada para mahasiswa untuk membuat produk yang ingin mereka gunakan. Sedangkan sisanya bakal menyusul, jika mereka menyukai produk tersebut, orang lain juga disebutkan bakal menyukainya.


Baca juga:


Pesan penting lain yang disampaikan Tim Cook adalah mengenai konsumen. Dia mengatakan tetap dekat dengan konsumen, mendengarkan mereka, dan mendekatkan akses dengan mereka itu penting sekali. Itulah salah satu alasan mengapa Apple memiliki toko ritel dan bangun di jam-jam yang tidak biasanya.

Tim Cook mengatakan dirinya senang menghabiskan jam-jam pertama untuk membalas email konsumen. Alasannya dia ingin mendengarkan apa yang ingin mereka katakan dan rasakan.

Selain itu, Tim Cook juga berbicara soal kegagalan. Akan ada waktu di mana semua orang mengalami kegagalan. Dia pun pernah mengalaminya. Namun hal itu akan berlalu jika kita memiliki keyakinan.

Dia pun meminta para mahasiswa untuk melihat cermin dan lihatlah orang di cermin tersebut bernafas. Kegagalan tidak membunuhmu dan kamu tidak mati karena ia bukan sesuatu yang besar di dunia ini. Kamu akan mampu melaluinya. Jadikan kegagalan sebagai pelajaran dan ia tidak akan merugikanmu, ujarnya.

Kamu bisa menyimak tanya jawab Tim Cook dan para mahasiswa Oxford University dalam videonya di tautan ini.


Click to comment
To Top